Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Gelontor Rp 3 Triliun untuk Digitalisasi Sekolah Tahun Depan

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berencana mengadakan program digitalisasi sekolah pada tahun depan.

Gelontor Rp 3 Triliun untuk Digitalisasi Sekolah Tahun Depan
Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiyono
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berencana mengadakan program digitalisasi sekolah pada tahun depan.

Kemendikbud akan melakukan pengadaan perangkat digital untuk membantu pembelajaran di sekolah.

"Jadi itu yang pasti akan kita dorong untuk tahun depan, digitalisasi sekolah," ujar Mendikbud Nadiem Makarim melalui keterangan tertulis, Jumat (6/11/2020).

Pada program digitalisasi sekolah ini, rencananya Kemendikbud juga akan membuat suatu platform untuk guru memilih kurikulum dalam bentuk modul-modul. Program ini dilakukan agar proses pembelajaran berjalan lebih efisien.

Baca juga: Digitalisasi, Sekolah Akan Terima Bantuan Laptop Pada 2021

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbud Jumeri menjelaskan, untuk tahun depan anggaran untuk digitalisasi sekolah mencapai Rp3 triliun.

Jumeri mengatakan sebenarnya dana yang diinginkan untuk digitalisasi mencapai Rp15 triliun. Namun tiap tahunnya hanya dapat dianggarkan Rp3 triliun untuk program digitalisasi sekolah ini.

Baca juga: Logol Lakukan Digitalisasi Bidang Logistik

“Total dana yang diinginkan untuk digitalisasi sekolah ini sebenarnya mencapai Rp15 triliun, namun untuk setiap tahunnya baru bisa dianggarkan Rp3 triliun,” tutur Jumeri.

Rencananya, setiap sekolah akan menerima 15 laptop dan satu access point. Laptop yang akan diberikan ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan seperti untuk asesmen kompetensi minimun, asesmen nasional, dan praktikum.

Sekolah di wilayah tertinggal, terdepan, terluar (3T) akan diprioritaskan menerima bantuan berupa laptop, proyektor, serta perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas