Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Suasana Terbaru Rumah Pengacara yang Tewas Ditembak di Bone, Sepi dan Garis Polisi masih Terpasang

Diketahui peluru bersarang di tulang leher Rudi S Gani diduga kuat berasal dari senapan angin

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Suasana Terbaru Rumah Pengacara yang Tewas Ditembak di Bone, Sepi dan Garis Polisi masih Terpasang
TRIBUN-TIMUR.COM / WAHDANIAR
Penampakan rumah Rudi S Gani di Desa Pattuku Limpoe, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone. Nampak garis polisi masih terpasang setelah Rudi tewas ditembak 

TRIBUNNEWS.COM, BONE - Kediaman pengacara Rudi S Gani yang tewas ditembak orang tak dikenal hingga, Kamis (9/1/2025) kemarin masih terpasang garis polisi.

Pengacara asal Bone ini tewas ditembak di bagian leher saat berada di rumahnya di Desa Pattuku Limpoe, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Selasa (31/12/24). 

Peluru bersarang di tulang leher korban berasal dari senapan angin.

Pantauan Tribun Timur, suasana sekitar rumah Rudi S Gani nampak sepi.

Hanya kerabat dari istri Rudi S Gani yang nampak di lokasi kejadian. 

Baca juga: Istri Rudi S. Gani Sebut Nama Sudirman saat Diperiksa, Korban Diduga Dibunuh dengan Senapan Angin

"Yang di rumah hanya saya (orang tua Hj Maryam) dan anaknya. 

Yang lainnya masih ada semua di Makassar," ujar Samsu Alam mertua Rudi S Gani.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia mengatakan, saat peristiwa penembakan, ia sempat mendengarkan bunyi tembakan satu kali. 

"Iyye jelas sekali kedengaran kalau itu suara tembakan, bahkan di saat yang lainnya bilang pecah pembuluh darah hanya saya yang bilang kalau Rudi itu ditembak," jelasnya.

 "Karena saya sempat memegang lukanya dan dalam itu," bebernya. 

Sita 11 Senjata Angin

Sebelumnya, Polres Bone berhasil menyita 11 senapan angin di sekitar lokasi penembakan pengacara Rudi S Gani.

“Sudah ada 11 senapan angin yang diamankan dari beberapa warga masyarakat yang ada di sana,"ujar Kapolres Bone AKBP Erwin Syah kepada wartawan, Senin (6/1/2025).

Ia mengaku, senapan tersebut sementara dikaji di laboratorium forensik (Labfor) Polda Sulsel.

 "Senapan itu akan dikaji secara Labfor,”jelasnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas