Dukung Sekolah Tatap Muka, Jika Perlu Sediakan GeNose Tes Covid-19 Untuk Siswa
saat ini masyarakat sudah mulai banyak yang terbiasa menerapkan protokol kesehatan berupa menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Johnson Simanjuntak
![Dukung Sekolah Tatap Muka, Jika Perlu Sediakan GeNose Tes Covid-19 Untuk Siswa](https://asset-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/pt-kai-mulai-terapkan-tes-genose-c19-di-stasiun-bandung_20210216_175546.jpg)
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim telah meminta persetujuan DPR untuk kembali menerapkan pembelajaran tatap muka di sekolah setelah lebih dari satu tahun para siswa belajar daring.
Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PPP KH Rojih Ubab Maemoen mengatakan, pada dasarnya menyetujui usulan itu.
Tentunya, itu setelah melihat beberapa hal mulai dari para siswa yang sudah semakin jenuh dengan sekolah daring.
"Dimana banyak diantara mereka yang selama ini mengalami kendala saat menjalani sekolah jarak jauh tersebut sehingga mengakibatkan target dari proses belajar mengajar kurang terpenuhi," kata Rojih dalam keterangannta, Sabtu (20/3/2021).
Rojib juga menilai, saat ini masyarakat sudah mulai banyak yang terbiasa menerapkan protokol kesehatan berupa menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Baca juga: Mendikbud Diminta Tak Terburu-buru Ambil Keputusan Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah
Ia pun berharap, protokol kesehatan diharapkan bisa diterapkan selama di sekolah.
Terlebih, ia menilai, sudah banyak negara yang sudah menarapkan sekolah tatap muka dengan tetap berhasil mengantisipasi penularan Covid 19.
"Maka Indonesia perlu juga mencoba untuk juga menerapkannya," ucapnya.
Untuk mendukung pembelajaran tatap muka pada Juli tahun ini berhasil, perlu dukungan semua pihak seperti orang tua, guru, penjual makanan di sekolah sekolah, hingga dukungan pemerintah pusat.
Dukungan pemerintah pusat misalnya dengan melakukan vaksinasi kepada semua guru, penjaga sekolah, hingga penjual makanan.
Dalam menerapkan sekolah tatap muka, lanjut Rojib, tetap perlu diperhatikan asas kehati-hatian dan kewaspadaan.
Misalnya jika ada suhu anak di atas 37,5 C perlu dilakukan isolasi di sekolah sebelum diserahkan kepada petugas kesehatan atau kepada orang tua. Jika perlu sekolah menyediakan GeNose untuk mendeteksi kemungkinan siswa terpapar Covid 19.
"Kehati-hatian itu juga bisa diperlihatkan dengan memastikan protokol kesehatan diberlakukan dengan ketat," jelasnya.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.