Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Keputusan Menteri Agama Percepatan Masa Studi Strata 1 Prodi Pendidikan Agama Khonghucu Diapresiasi 

Terobosan ini dilakukan untuk mempercepat kelahiran guru-guru Agama Khonghucu berlatarbelakang pendidikan strata satu atau sarjana.

Keputusan Menteri Agama Percepatan Masa Studi Strata 1 Prodi Pendidikan Agama Khonghucu Diapresiasi 
/
Tokoh Khonghucu Alim Sugiantoro di TMII, Minggu (25/2/2018). TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tokoh Khonghucu, Alim Sugiantoro mengapresiasi langkah Kementerian Agama menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 563 Tahun 2021 Tentang Percepatan Masa Studi Strata S-1 Program Studi Pendidikan Agama Khonghucu.

Terobosan ini dilakukan untuk mempercepat kelahiran guru-guru Agama Khonghucu berlatarbelakang pendidikan strata satu atau sarjana.

"Kebijakan ini akan membuka kesempatan bagi umat Khonghucu untuk membenahi diri demi kemajuan agama kepercayaannya.

Kebijakan ini, berarti pula membuka peluang lebih luas untuk mengembangkan toleransi pada semua agama, dan mendorong serta memperkuat ketebalan iman yang akan mendukung persatuan umat," kata Alim Sugiantoro dalam keterangan tertulis, Jumat (18/6/2021).

Baca juga: Perkuat Kerukunan Umat Beragama, Maruf Apresiasi Dialog Islam-Khonghucu

Sekjen Kemenag, Nizar mengatakan KMA ini menetapkan percepatan masa studi Strata 1 Prodi Pendidikan Agama Khonghucu yang semula delapan semester menjadi enam semester.

“Afirmasi ini berlaku untuk masa penerimaan mahasiswa baru selama tiga angkatan.

Ini terhitung mulai semester genap tahun akademik 2020-2021,” terang Nizar dikutip dari laman resmi Kementerian Agama RI, Rabu (16/6/2021).

Dikatakannya Nizar mengatakan, peserta didik beragama Khonghucu pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, memang sudah diajar oleh guru yang seiman sebagaimana amanat Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional.

Namun, mereka belum diajar oleh guru mata pelajaran pendidikan agama Khonghucu dan budi pekerti yang berkualifikasi S-1 Program Studi (Prodi) Agama Khonghucu.

Halaman
12
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas