Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mengenal Saluran dan Sistem Transmisi Energi Listrik beserta Tokoh Penemunya

Listrik memiliki peran penting di era globalisasi dan globalisasi terjadi karena perkembangan teknologi di berbagai bidang

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Devi Rahma Syafira
Editor: Arif Fajar Nasucha
zoom-in Mengenal Saluran dan Sistem Transmisi Energi Listrik beserta Tokoh Penemunya
Warta Kota/Nur Ichsan (SAN)
SUTET -Pekerja sedang memasang rangkaian besi konstruksi baja tiang listrik tegangan tinggi di kampung Pasar Minggu, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (16/8/2018). Pemasangan konstruksi baru ini untuk mengganti tiang yang lama untuk memperlancar penyaluran arus listrik yang sangat dibutuhkan warga masyarakat. (Wartakota/Nur Ichsan) 

Sejak kecil Nikola memiliki rasa ingin tahu yang besar tentang berbagai hal.

Ia sangat menyukai matematika dan fisika dan pernah bekerja sama dengan Thomas Alva Edison dan merancang 24 jenis dinamo.

Setelah Michael Faraday menemukan energi lsitrik, Nikola mengembangkan penemuan tersebut dengan pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) pertama di dunia.

PLTA memanfaatkan air terjun Niagara di Amerika.

Sejak saat itu, listrik pun menerangi dunia hingga saat ini.

Sementara itu, dikutip dari Britanica.com Nikola Tesla juga mengembangkan sistem transmisi tenaga listrik tiga fasa.

Pada tahun 1888 kepala Westinghouse Electric Company di Pittsburgh, George Westinghouse, membeli hak paten untuk sistem polifase Tesla dari dinamo, transformator, dan motor arus bolak-balik.

Baca juga: Mengenal Padi sebagai Makanan Pokok Masyarakat Indonesia, Berikut Tahap Pertumbuhannya

Baca juga: Materi Sekolah: Pencegahan Bahaya Penggunaan Listrik

Rekomendasi Untuk Anda

Transaksi tersebut memicu perebutan kekuasaan antara sistem arus searah Edison dan pendekatan arus bolak-balik Tesla-Westinghouse.

Tesla mendirikan laboratoriumnya sendiri karena ia berpikir agar mendapat kebebasan.

Ia bereksperimen dengan shadowgraphs mirip yang digunakan oleh Wilhelm Röntgen ketika dia menemukan sinar-X pada tahun 1895.

Tesla melakukan percobaan berulang kali termasuk pada lampu tombol karbon, pada kekuatan resonansi listrik, dan pada berbagai jenis pencahayaan.

Untuk menghilangkan ketakutan akan arus bolak-balik, Tesla memberikan pameran di laboratoriumnya, di mana ia menyalakan lampu dengan membiarkan listrik mengalir melalui tubuhnya.

Ia sering diundang untuk kuliah di dalam dan luar negeri.

Kumparan Tesla, yang ia temukan pada tahun 1891, banyak digunakan saat ini di perangkat radio dan televisi serta peralatan elektronik lainnya.

Tahun itu juga menandai Tesla sebagai kewarganegaraan Amerika Serikat.

(Tribunnews.com/Devi Rahma)

Artikel Lain Terkait Materi Sekolah

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas