Tribun

Materi Sekolah

Mengenal Penyebab Paus dan Lumba-Lumba Terdampar, dari Kesalahan Navigasi hingga Faktor Manusia

Berikut penjelasan untuk mengenal penyebab dari paus dan lumba-lumba yang terdampar yakni dari kesalahan navigasi hingga faktor manusia.

Penulis: Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor: Tiara Shelavie
Mengenal Penyebab Paus dan Lumba-Lumba Terdampar, dari Kesalahan Navigasi hingga Faktor Manusia
picture-alliance via dw.com
Paus yang terdampar - Berikut penjelasan untuk mengenal penyebab dari paus dan lumba-lumba yang terdampar yakni dari kesalahan navigasi hingga faktor manusia. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut penyebab paus dan lumba-lumba sering terdampar.

Paus dan lumba-lumba merupakan mamalia laut yang sering terdampar dalam bentuk kawanan.

Bahkan dikutip dari DW, di dunia terdapat sekitar 2.000 mamalia laut yang mati terdampar setiap tahunnya.

Namun fenomena seperti ini tidak selalu terjadi selama alami tetapi dapat pula disebabkan karena faktor lain seperti manusia.

Baca juga: Mengenal Fungsi Makanan dalam Tubuh, Karbohidrat hingga Garam Mineral

Baca juga: Mengenal Struktur dan Fungsi Sistem Peredaran Darah Manusia dan Sistem Penggolongan Darah

Untuk selengkapnya mengenal penyebab paus dan lumba-lumba sering terdampar, berikut ulasannya dikutip dari dw.com.

Paus Pembunuh yang Terdampar di Pesisir Pantai
Lumba-lumba yang terdampar.

Jenis Paus dan Lumba-lumba yang Sering Terdampar

Paus pilot, paus sperma, paus berparuh dan lumba-lumba dasar laut adalah mamalia laut yang sering mengalami terdampar secara masal.

Jika mamalia yang disebutkan di atas terdampar, maka mereka akan mengering, kepanasan, mati lemas atau menderita akibat luka yang diakibatkan menahan berat badannya.

Sementara terdamparnya paus dan lumba juga dapat terjadi secara individu dan sering ditemukan di barat Australia, Selandia Baru (300 paus terdampar tiap tahunnya), dan di pesisir timur Amerika Utara serta Patagonia (Chile).

Sistem Navigasi Paus dan Lumba-lumba

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas