Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mengenal Sistem Pencernaan Karbohidrat, Protein, dan Lemak dalam Tubuh Beserta Prosesnya

Berikut sistem pencernaan karbohidrat, protein, dan lemak dalam tubuh beserta prosesnya.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Katarina Retri Yudita
zoom-in Mengenal Sistem Pencernaan Karbohidrat, Protein, dan Lemak dalam Tubuh Beserta Prosesnya
boldsky.com
Ilustrasi Makanan Berprotein Tinggi - Berikut sistem pencernaan karbohidrat, protein, dan lemak dalam tubuh beserta prosesnya. 

- Hormon adrenalin, dihasilkan oleh korteks adrenal berfungsi menaikkan kadar glukosa dalam darah.

Proses Pencernaan Karbohidrat yang Terjadi dalam Tubuh
Proses Pencernaan Karbohidrat yang Terjadi dalam Tubuh (Tangkapan layar repositori.kemdikbud.go.id)

2. Pencernaan protein dalam tubuh

Di dalam tubuh, protein diubah menjadi asam amino oleh beberapa reaksi hidrolisis serta enzim-enzim yang bersangkutan.

Enzim-enzim yang bekerja pada proses hidrolisis protein, antara lain pepsin, tripsin, kemotripsin, karboksi peptidase, dan amino peptidase.

Protein yang telah dipecah menjadi asam amino, kemudian diabsorpsi melalui dinding usus halus dan sampai ke pembuluh darah.

Setelah diabsorpsi dan masuk ke dalam pembuluh darah, asam amino tersebut sebagian besar langsung digunakan oleh jaringan.

Sebagian lain, mengalami proses pelepasan gugus amin (gugus yang mengandung N) di hati.

Rekomendasi Untuk Anda

Proses pelepasan gugus amin ini dikenal dengan deaminasi protein.

Proses Pencernaan Protein yang Terjadi dalam Tubuh
Proses Pencernaan Protein yang Terjadi dalam Tubuh (Tangkapan layar repositori.kemdikbud.go.id)

Protein tidak dapat disimpan di dalam tubuh, sehingga kelebihan protein akan segera dibuang atau diubah menjadi zat lain.

Zat sisa hasil penguraian protein yang mengandung nitrogen akan dibuang bersama air seni dan zat sisa yang tidak mengandung nitrogen akan diubah menjadi karbohidrat dan lemak.

Oksidasi 1 gram protein dapat menghasilkan energi 4 kalori.

Kelebihan protein dalam tubuh dapat mengakibatkan pembengkakan hati dan ginjal karena beban kerja organorgan tersebut lebih berat dalam menguraikan protein dan mengeluarkannya melalui air seni.

Akibat kekurangan protein

Kekurangan protein pun tidak baik bagi tubuh.

Gangguan kekurangan protein biasanya terjadi bersamaan dengan kekurangan karbohidrat.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas