Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kurikulum Merdeka Jadi Opsi Baru, Apa Perbedaan Kurikulum Merdeka dan Kurikulum Darurat?

Mendikbud RI, Nadiem Makarim menjelaskan 3 opsi kurikulum. Kurikulum Merdeka jadi opsi baru, apa perbedaan Kurikulum Merdeka dan Kurikulum Darurat.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Daryono
zoom-in Kurikulum Merdeka Jadi Opsi Baru, Apa Perbedaan Kurikulum Merdeka dan Kurikulum Darurat?
YouTube KEMENDIKBUD RI
Kurikulum Merdeka. Mendikbud RI, Nadiem Makarim menjelaskan 3 opsi kurikulum. 

Struktur kurikulum dibagi menjadi 2 (dua) kegiatan pembelajaran utama, yaitu:

- Pembelajaran reguler atau rutin yang merupakan kegiatan intrakurikuler;

- Projek penguatan profil pelajar Pancasila.

Kemudian, jam pelajaran (JP) Kurikulum Merdeka diatur per tahun.

Satuan pendidikan dapat mengatur alokasi waktu pembelajaran secara fleksibel untuk mencapai JP yang ditetapkan

Pihak sekolah dapat menggunakan pendekatan pengorganisasian pembelajaran berbasis mata pelajaran, tematik, atau terintegrasi.

Selain itu, mata pelajaran IPA dan IPS di Kelas X SMA belum dipisahkan menjadi mata pelajaran yang lebih spesifik.

Rekomendasi Untuk Anda

Satuan pendidikan atau peserta didik dapat memilih sekurang-kurangnya satu dari lima mata pelajaran Seni dan Prakarya: Seni Musik, Seni Rupa, Seni Teater, Seni Tari, atau Prakarya

Di kelas X peserta didik mempelajari mata pelajaran umum (belum ada mata pelajaran pilihan).

Kemudian, peserta didik memilih mata pelajaran sesuai minat di kelas XI dan XII.

Peserta didik memilih mata pelajaran dari kelompok mata pelajaran yang tersedia.

Untuk syarat kelulusan, Kurikulum Merdeka mewajibkan peserta didik menulis esai ilmiah.

Baca juga: Smart Aviation Sekolahkan 30 Putra Daerah Jadi Pilot Setiap Tahun

Bagaimana Jika Ingin Menggunakan Kurikulum Merdeka?

Kurikulum Merdeka terbuka untuk digunakan seluruh satuan pendidikan PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, Pendidikan Khusus, dan Kesetaraan.

Satuan pendidikan menentukan pilihan berdasarkan Angket Kesiapan Implementasi Kurikulum Merdeka yang mengukur kesiapan guru, tenaga kependidikan dan satuan pendidikan dalam pengembangan kurikulum.

Pilihan yang paling sesuai mengacu pada kesiapan satuan pendidikan.

Implementasi Kurikulum Merdeka semakin efektif jika semakin sesuai dengan kebutuhan.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Artikel lain terkait Kurikulum Merdeka

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas