Tribun

Rektor Universitas Darma Persada: Mahasiswa Harus Memiliki Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Kerja

Pentingnya jiwa profesionalitas untuk melakukan pekerjaan dengan tepat dan juga bisa berlaku pantas baik itu sebagai atasan maupun bawahan.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Seno Tri Sulistiyono
zoom-in Rektor Universitas Darma Persada: Mahasiswa Harus Memiliki Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Kerja
UiPath
Ilustrasi dunia kerja. Calon pekerja harus mempunyai integritas dan selalu ingin patuh kepada peraturan, etika, juga sesuai dengan nilai ataupun moral yang kita anut. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rektor Universitas Darma Persada (Unsada) Tri Mardjoko menilai para mahasiswa harus memiliki bekal sebelum terjun ke dunia kerja.

Kampus Unsada, kata Tri Mardjoko, berupaya memberikan bekal berharga bagi para mahasiswa yang akan memasuki dunia kerja maupun bagi lulusan yang ingin mendirikan bisnis sendiri.

"Sehingga dengan bekal ini bisa mendukung kesuksesan dari para alumni Unsada di dunia kerja dan bisnis nantinya," kata Tri Mardjoko melalui keterangan tertulis, Jumat (30/9/2022).

Hal tersebut diungkapkan oleh Tri Mardjoko saat membuka Webinar Unsada-Sumitomo Career Resilience.

Baca juga: Mahasiswa Harus Dikenalkan Dunia Kerja Sejak di Bangku Kuliah

Dirinya mengungkapkan Unsada menggelar webinar yang bekerja sama dengan PT Sumitomo Indonesia untuk memberikan informasi mengenai pentingnya persiapan masuk dunia kerja bagi mahasiswa .

Sesi webinar dimulai oleh Vice President Director PT Sumitomo Indonesia Surya Rahman yang menyampaikan mengenai apa yang dibutuhkan untuk sukses di perusahaan Jepang jika memilh berkarier di perusahaan Jepang.

Pertama, kata Surya, calon pekerja harus mempunyai integritas dan selalu ingin patuh kepada peraturan, etika, juga sesuai dengan nilai ataupun moral yang kita anut.

"Kedua adalah adaptable to change. Setiap hari dunia berubah dan apa yang dulu dibayangkan sangat canggih, hari ini biasa saja. Maka kita harus bisa beradaptasi untuk itu," kata Surya.

Selain itu, Surya mengatakan calon pekerja juga harus inovatif. Menurutnya, calon pekerja harus berpikir ke depan.

Lalu dia juga menjelaskan pentingnya semangat pekerja untuk bergaul dan semangat untuk mengembangkan potensi ke depan.

Untuk sukses di perusahaan Jepang, katanya, nantinya harus terbiasa dengan teamwork atau kerja sama tim.

"Anda harus terbiasa bahwa anda akan bekerja sama dengan orang lain, berbagi informasi, mendapat informasi dari orang lain itu sangat penting untuk diterapkan," imbuhnya.

Kemudian ada juga networking atau perluas jaringan ke berbagai bidang.

Selain itu yang terakhir, imbuh Surya Rahman, adalah pentingnya jiwa profesionalitas untuk melakukan pekerjaan dengan tepat dan juga bisa berlaku pantas baik itu sebagai atasan maupun bawahan.

Baca juga: Jokowi: Siswa dan Mahasiswa Harus Dikenalkan ke Dunia Kerja Sejak Dini

Talkshow kemudian diisi oleh narasumber yakni Manajer Human Resources Departement PT Sumitomo Indonesia Bimo Ariwibowo, Aryo Chandra Gurning Manager at CO Sabdo Project, Deputy Manager (Legal) Risk Management and Legal Department PT Sumitomo Indonesia Maya Nurmayasari dan Risk Management and Legal Department PT Sumitomo Indonesia Shintani Wulandari.

Manajer Human Resources Departement PT Sumitomo Indonesia Bimo Ariwibowo menjelaskan mengenai persiapan apa yang perlu dilakukan untuk memsuki dunia kerja.

Seperti diketahui, webinar ini dihadiri oleh 250 mahasiswa. Selain itu juga diikuti oleh kepala sekolah dan guru dari sejumlah sekolah di Jakarta. Yakni SMA 12 Jakarta, SMA 84 Jakarta, SMA 72 Jakarta, SMK Corpatarin 1 Jakarta, SMA 59 Jakarta, dan SMKN 48 Jakarta.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas