Tribun

Wujudkan MBKM Kemendikbudristek, Fakultas Vokasi UKI Kerja Sama dengan AS Hingga Jepang

Kerja sama ini merupakan implementasi terhadap Tri Dharma perguruan tinggi, khususnya pendidikan, pengajaran.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Seno Tri Sulistiyono
zoom-in Wujudkan MBKM Kemendikbudristek, Fakultas Vokasi UKI Kerja Sama dengan AS Hingga Jepang
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Ilustrasi pendidikan kampus sejalan dengan kebutuhan industri. Fakultas Vokasi UKI selalu menyesuaikan kurikulum dan mempersiapkan soft skill dan kompetensi mahasiswa untuk berkiprah di luar negeri, yaitu kemampuan bahasa dan kultur di negara tujuan. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dekan Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia (UKI) Maksimus Bisa Lado Purab mengungkapkan pihaknya sudah bekerja sama dengan beberapa negara.

Sehingga, ke depan lulusan vokasi, dapat bekerja di luar negeri dengan kerja sama ini.

"Kami sudah mengadakan kerja sama dengan Jepang, AS dan Korea. Jadi lulusan kami terbuka lebar untuk bisa juga berkiprah bekerja di luar negeri," ujar Maksimus melalui keterangan tertulis, Sabtu (1/10/2022).

Baca juga: Pendidikan Tinggi Vokasi Dinilai Harus Miliki Link and Match dengan Industri

Hal tersebut diungkapkan oleh Maksimus pada Yudisium Fakultas Vokasi UKI Tahun Akademik 2021/2022 di Auditorium Graha William Soeryadjaya, UKI Cawang.

Kerja sama ini merupakan implementasi terhadap Tri Dharma perguruan tinggi, khususnya pendidikan, pengajaran.

Selain itu, kerja sama ini upaya mewujudkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Lulusan Fakultas Vokasi UKI dapat bekerja di Jepang khususnya Prodi Keperawatan.

“Kerja sama dengan institusi luar negeri ini di tingkat fakultas dan bisa digunakan untuk prodi di dalam Fakultas Vokasi UKI, yaitu Prodi Analisis Keuangan, Prodi Manajemen Pajak, Prodi Keperawatan, Prodi Fisioterapi,” jelasnya.

Mitra yang sudah bekerja sama di dalam negeri ada 38 institusi dan akan ada tambahan 16 mitra tambahan. Sedangkan ada 3 mitra kerja sama dengan luar negeri dan akan ditambah 4 mitra.

Kerja sama dalam negeri di antaranya dengan pihak swasta, BUMN dan pemda, khususnya untuk tempat mahasiswa magang dan praktisi yang diundang untuk memberikan kuliah di kampus.

Maksimus menjelaskan Fakultas Vokasi UKI selalu menyesuaikan kurikulum dan mempersiapkan soft skill dan kompetensi mahasiswa untuk berkiprah di luar negeri, yaitu kemampuan bahasa dan kultur di negara tujuan.

Dalam menentukan kurikulum, Fakultas Vokasi UKI mengundang para mitra kerja dunia usaha dunia industri untuk memberikan masukan kebutuhan apa yang dibutuhkan dilapangan.

“Di dalam proses kuliah, kami selalu mengundang praktisi dunia usaha dunia industri untuk memberikan kuliah di kampus. Tentu juga terlibat dalam Merdeka Belajar Kampus Merdeka, sehingga bisa mempelajari materi dari prodi di luar Fakultas Vokasi UKI,” pungkasnya.

Yudisium Fakultas Vokasi UKI Tahun Akademik 2021/2022 diikuti 91 peserta dari 4 program studi di Fakultas Vokasi UKI.

Wiki Terkait

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas