Kandungan Surat Al-Kautsar Beserta Keutamaan Membacanya
Pesan yang terkandung dalam Surah Al-Kautsar beserta keutamaan membacanya. Menjadi perintah untuk mensyukuri nikmat Allah SWT.
Penulis:
Enggar Kusuma Wardani
Editor:
Nuryanti
Pada dasarnya, setiap makna ini tidak saling bertentangan.
Oleh karena itu, Sayyid Qutb menafsirkannya menjadi: “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak dan melimpah ruah, yang tidak bisa dihalangi dan tidak putus-putusnya.”
Baca juga: Kumpulan Surat Pendek yang Dapat Dibaca saat Shalat Tarawih: Al-Quraisyi, Al-Kautsar hingga An-Nasr
Ayat 2
Terdapat kata shalli pada ayat ke-2 Surah Al-Kautsar yang merupakan bentuk perintah dari shalat.
Sedangkan kata inhar berasal dari kata nahr yang artinya pangkal leher, sekitar tempat meletakkan kalung.
Dari situlah muncul makna penyembelihan karena menyembelih unta itu di pangkal leher.
Setelah diberi nikmat yang banyak, Rasulullah SAW diarahkan untuk mensyukuri nikmat dengan shalat dan kurban.
Ibnu Jarir menerangkan bahwa maknanya adalah jadikan seluruh shalat untuk Tuhanmu dengan niat ikhlas hanya kepada-Nya tidak kepada siapapun selain-Nya.
Demikian pula jadikan hewan sembelihanmu hanya untuk-Nya, bukan untuk berhala-berhala.
Melainkan itu semua dilakukan demi rasa syukur atas segala yang telah Allah SWT berikan.
Ayat 3
Pada ayat terakhir Surah Al-Kautsar terdapat kata syani’aka berasal dari kata syana’aan yang artinya adalah kebencian.
Kata ini digunakan untuk menunjukkan kebencian yang bukan pada tempatnya dan lahir dari iri hati.
Diketahui pada pertama menetapkan bahwa Rasulullah SAW bukanlah orang yang terputus dari nikmat Allah SWT.
Sementara di ayat terakhir menegaskan bahwa orang yang membencinya justru yang terputus dari nikmat Allah SWT.
Baca tanpa iklan