Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kandungan Surat Al-Kautsar Beserta Keutamaan Membacanya

Pesan yang terkandung dalam Surah Al-Kautsar beserta keutamaan membacanya. Menjadi perintah untuk mensyukuri nikmat Allah SWT.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Enggar Kusuma Wardani
Editor: Nuryanti
zoom-in Kandungan Surat Al-Kautsar Beserta Keutamaan Membacanya
Freepik
ilustrasi Al-Quran - Kandungan dalam Surah Al-Kautsar beserta keutamaan membacanya. Menjadi perintah bagu umat muslim untuk selalu mensyukuri nikmat Allah SWT. 

Pada dasarnya, setiap makna ini tidak saling bertentangan.

Oleh karena itu, Sayyid Qutb menafsirkannya menjadi: “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak dan melimpah ruah, yang tidak bisa dihalangi dan tidak putus-putusnya.”

Baca juga: Kumpulan Surat Pendek yang Dapat Dibaca saat Shalat Tarawih: Al-Quraisyi, Al-Kautsar hingga An-Nasr

Ayat 2

Terdapat kata shalli pada ayat ke-2 Surah Al-Kautsar yang merupakan bentuk perintah dari shalat.

Sedangkan kata inhar berasal dari kata nahr yang artinya pangkal leher, sekitar tempat meletakkan kalung.

Dari situlah muncul makna penyembelihan karena menyembelih unta itu di pangkal leher.

Setelah diberi nikmat yang banyak, Rasulullah SAW diarahkan untuk mensyukuri nikmat dengan shalat dan kurban.

Rekomendasi Untuk Anda

Ibnu Jarir menerangkan bahwa maknanya adalah jadikan seluruh shalat untuk Tuhanmu dengan niat ikhlas hanya kepada-Nya tidak kepada siapapun selain-Nya.

Demikian pula jadikan hewan sembelihanmu hanya untuk-Nya, bukan untuk berhala-berhala.

Melainkan itu semua dilakukan demi rasa syukur atas segala yang telah Allah SWT berikan.

Ayat 3

Pada ayat terakhir Surah Al-Kautsar terdapat kata syani’aka berasal dari kata syana’aan yang artinya adalah kebencian.

Kata ini digunakan untuk menunjukkan kebencian yang bukan pada tempatnya dan lahir dari iri hati.

Diketahui pada pertama menetapkan bahwa Rasulullah SAW bukanlah orang yang terputus dari nikmat Allah SWT.

Sementara di ayat terakhir menegaskan bahwa orang yang membencinya justru yang terputus dari nikmat Allah SWT.

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas