Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
1 - 3
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Mekanisme Terjadinya Efek Rumah Kaca, Beserta Penjelasan Para Ahli

Simak mekanisme terjadinya efek rumah kaca yang berakibat pada panasnya bumi, selain itu ada juga menurut para ahli di dunia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Pondra Puger Tetuko
zoom-in Mekanisme Terjadinya Efek Rumah Kaca, Beserta Penjelasan Para Ahli
slemakab.go.id
Efek Rumah Kaca - Simak mekanisme terjadinya efek rumah kaca yang berakibat pada panasnya bumi, selain itu ada juga menurut para ahli di dunia. 
Memuat video…

Gas emisi itu sebagian besar berasal dari asap kendaraan, pabrik, serta kebakaran hutan.

- Badan Perlindungan Lingkungan (AS)

Efek rumah kaca adalah sebuah proses meningkatnya suhu rata-rata permukaan bumi akibat menipisnya lapisan atmosfer bumi yang juga bisa berdampak pada kebocoran.

Baca juga: Fakta Perubahan Lingkungan akibat Pemanasan Global

Hal itu mengakibatkan cuaca di bumi semakin panas lantaran sinar matahari tidak lagi dilindungi oleh lapisan atmosfer.

- Dewan Pertahanan Sumber Daya Alam

Efek rumah kaca ini menjadi salah satu krisis lingkungan dan kemanusiaan yang tengah terjadi di bumi.

Suhu permukaan bumi semakin meningkat karena terperangkap oleh gas karbon dioksida yang semakin banyak dari hari ke hari, hal itu menjadikan bumi semakin panas dan berpotensi menimbulkan bencana.

Rekomendasi Untuk Anda

Gas-gas yang menyumbang efek rumah kaca diantaranya uap air (H2O), karbondioksida (CO2), metana (CH4), ozon (O3), nitrous oksida (N2O), CFC (Chloro Fluoro Carbon), serta HFC (Hydro Fluoro Carbon).

(Tribunnews.com/Pondra Puger)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas