Pendidikan Jadi Investasi Terbaik, Beasiswa Jadi Sarana Pemerataan Akses Pendidikan
Adapun 25 mahasiswa penerima beasiswa 100% UBM berasal dari Bekasi, Jakarta, Tangerang, Nias, Maluku, Minahasa, Palembang, dan Semarang
Penulis:
Reza Deni
Editor:
Eko Sutriyanto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Meskipun persaingan global semakin ketat, biaya pendidikan tinggi tidak lagi menjadi penghalang bagi 25 mahasiswa baru Universitas Bunda Mulia (UBM) untuk meraih mimpinya.
Mereka berhasil mendapatkan beasiswa penuh 100 persen dari Yayasan Dato Low dan Susanto, yang membuka jalan bagi mereka untuk berkembang dan bersaing di tingkat global.
Seremoni pemberian beasiswa ini diserahkan langsung oleh Djoko Susanto, Founder Yayasan Pendidikan Bunda Mulia, dalam acara Welcoming Freshmen 2025 di Kampus Ancol, Jakarta Utara belum lama ini.
Ke-25 mahasiswa ini menunjukkan keragaman geografis yang luas, datang dari berbagai daerah seperti Bekasi, Jakarta, Tangerang, Nias, Maluku, Minahasa, Palembang, dan Semarang.
Baca juga: Perenang Liquor Harrison Andoko Dapat Beasiswa ke Amerika, Ketum KOI Harap Bisa Lolos Olimpiade 2028
Dalam sambutannya, Djoko Susanto menegaskan, investasi terbaik adalah investasi pada pendidikan.
"Beasiswa berperan sebagai jembatan penting bagi mahasiswa yang memiliki potensi, namun terbatas oleh faktor finansial, untuk menembus dunia pendidikan tinggi berkualitas," katanya.
Acara ini dihadiri jajaran pimpinan Yayasan Pendidikan Bunda Mulia, termasuk Rita Djoko Susanto dan Budyantoi Djoko Susanto, serta Rektor UBM Doddy Surja Bajuadji. Kehadiran tamu kehormatan dari Kedutaan Besar Tiongkok, Wang Siping (Konselor Kebudayaan) dan Chen Wu (Konselor Pendidikan), semakin menegaskan pentingnya acara ini.
Dalam kesempatan yang sama, Dato Low Tuck Kwong, pengusaha nasional menekankan bahwa inisiatif beasiswa ini membuka peluang bagi lebih banyak talenta muda untuk mengenyam pendidikan tinggi tanpa hambatan biaya.
"Dengan kata lain, beasiswa bukan hanya sekadar bantuan finansial, tetapi juga pintu gerbang bagi kesempatan dan pemerataan akses pendidikan," kata pemilik Bayan Resources, perusahaan tambang batu bara.
Dilansir dari laman resmi Universitas Bunda Mulia (UBM), institusi ini berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Bunda Mulia dan telah berkiprah selama 39 tahun di bidang pendidikan. UBM juga resmi mendapatkan Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Dengan tagline “Bridging Education to The Real World”, UBM selalu berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan infrastruktur bagi para mahasiswa/i-nya.
Salah satu buktinya adalah Kampus Ancol, yang berdiri sejak 2003, dilengkapi fasilitas akademik dan non-akademik memadai seperti The UBM Grand Auditorium, The UBM Housing, laboratorium fotografi, fitness center, dan masih banyak lainnya.
Pemberian beasiswa diharapkan menjadi inspirasi sekaligus momentum untuk memperkuat kolaborasi antara sektor swasta dan perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas serta membangun masa depan bangsa yang lebih cerah.
Baca tanpa iklan