Kata Serapan dalam Bahasa Indonesia: Pengertian, Jenis, dan Contohnya
Pengertian kata serapan, cara menentukan penulisan kata serapan yang tepat, dan contoh soal latihan pemahaman, materi TKA Bahasa Indonesia SMA.
Penulis:
Muhammad Alvian Fakka
Editor:
Tiara Shelavie
TRIBUNNEWS.COM - Dalam ujian TKA (Tes Kemampuan Akademik) Bahasa Indonesia tingkat SMA, salah satu materi yang sering muncul dan memiliki bobot penting adalah kata serapan.
Materi kata serapan tidak hanya menguji pemahaman siswa terhadap struktur bahasa, tetapi juga kemampuan mereka dalam menggunakan kosakata yang sesuai dengan kaidah kebahasaan Indonesia.
Kata serapan merupakan bagian dari perkembangan bahasa yang menunjukkan bagaimana Bahasa Indonesia menyerap dan menyesuaikan kosakata dari bahasa asing ataupun daerah ke dalam sistem ejaan dan tata bahasa yang baku.
Kata serapan muncul sebagai respons terhadap kebutuhan komunikasi modern, globalisasi, dan interaksi lintas budaya.
Banyak istilah dalam ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi, dan budaya populer yang berasal dari bahasa asing, seperti Inggris, Belanda, Arab, Sanskerta, bahkan Jepang dan Mandarin.
Selain itu, Bahasa Indonesia juga menyerap kata dari bahasa daerah seperti Jawa, Sunda, Minangkabau, dan Bugis.
Proses penyerapan ini dilakukan melalui tiga cara utama: adopsi langsung, adaptasi ejaan dan pelafalan, serta penerjemahan makna.
Pemahaman terhadap jenis-jenis kata serapan sangat penting bagi siswa, terutama dalam konteks ujian TKA yang menuntut ketepatan penggunaan kata dalam kalimat, identifikasi asal-usul kata, dan kemampuan membedakan kata baku dan tidak baku.
Misalnya, kata “aktivitas” yang berasal dari bahasa Inggris activity, atau “musyawarah” yang berasal dari bahasa Arab musyawarah, telah menjadi bagian dari kosakata resmi Bahasa Indonesia dan digunakan dalam berbagai konteks formal.
Dengan memahami kata serapan, siswa tidak hanya siap menghadapi soal-soal ujian, tetapi juga mampu menggunakan Bahasa Indonesia secara lebih tepat, kaya, dan berwawasan.
Materi ini juga menjadi jembatan penting dalam membentuk sikap apresiatif terhadap keragaman bahasa dan budaya yang membentuk identitas nasional.
Baca juga: Teks Rekon: Pengertian, Jenis dan Contohnya
Selengkapnya, simak pengertian kata serapan, cara menentukan penulisan kata serapan yang tepat, dan contoh soal sebagai latihan pemahaman berikut.
Mau ranking 1 di sekolah? Cari tahu caranya di sini
Pengertian Kata Serapan
Kata serapan adalah kata yang diserap dari bahasa lain berdasarkan kaidah bahasa penerima.
Namun, penyerapan kata tidak serta-merta, tetapi berdasarkan kaidah Bahasa Indonesia.
Contohnya huruf 'C' dalam bahasa Inggris, maka dia akan menjadi huruf k dalam bahasa Indonesia.
Atau penyerapannya dari huruf 'PH' misalnya kayak 'photo', maka akan menjadi F dalam bahasa Indonesia jadinya foto.
Contoh Kata Serapan
Bisnis (dari bahasa Inggris: business)
Salat, wudu, dan ustaz (dari bahasa Arab)
Meski (dari bahasa Portugis mas que 'walau')
Kembang (dari bahasa Jawa kembang 'bunga')
Bengkel (dari bahasa Belanda winkel 'pojok atau toko')
Contoh Soal Kata Serapan dan Kunci Jawabannya
1. Kata yang penulisannya baku adalah ....
MEREK atau MERK
RESIKO atau RISIKO
KWALITAS atau KUALITAS
KARIER atau KARIR
BIS KOTA atau BUS KOTA
Kunci Jawaban:
MEREK
RISIKO
KUALITAS
KARIER
BUS KOTA
2. Kata serapan yang penulisannya salah terdapat dalam kalimat ...
A. Usulan yang kita berikan harus 'konkret' agar tidak membuang-buang waktu dalam pertemuan nanti.
B. Para 'manajer' seharusnya bekerja sama secara sinergis agar tidak terjadi konflik internal.
C. Mereka sering berjalan-jalan di 'mall' sekadar menghilangkan rasa kepenatan.
D. Kita tidak pernah berniat sedikit pun untuk mengubah 'visi' dan 'misi' lembaga ini.
E. 'Fotokopi' makalahnya dapat diambil di rumah saya besok pagi.
Kunci jawaban: C
Bagi kamu yang penasaran dengan materi Bahasa Indonesia lainnya, dapat berlangganan Aplikasi Skolla.
Aplikasi Skolla menyediakan video pembelajaran, live class dan latihan soal yang pastinya akan membantu kamu belajar dengan mudah.
Tunggu apalagi, ayo langganan Skolla sekarang juga!
(Tribunnews.com/M Alvian Fakka)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.