Kunci Jawaban Pendidikan Agama Katolik Kelas 8 Halaman 76, 77, 78 Bab 4 Kurikulum Merdeka
Kunci Jawaban Pendidikan Agama Katolik Kelas 8 Halaman 76, 77, 78 Bab 4 Peranan Roh Kudus Bagi Murid Yesus Kurikulum Merdeka
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Facundo Chrysnha Pradipha
TRIBUNNEWS.COM - Dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti untuk SMP Kelas VIII berdasarkan Kurikulum Merdeka, Bab 4 membahas tema Peranan Roh Kudus Bagi Murid Yesus.
Bab ini mengajarkan bahwa Yesus memanggil para murid untuk hidup bersama-Nya, menerima pengajaran-Nya, dan kemudian diutus untuk mewartakan Kerajaan Allah.
Tujuan pembelajaran pada bab ini adalah agar peserta didik mampu menjelaskan peranan Roh Kudus dalam Gereja Perdana maupun Gereja masa kini sebagai daya hidup Gereja.
Pada bagian A, dengan subtema Yesus Mengutus Roh Kudus, peserta didik diarahkan untuk memahami makna pengutusan Roh Kudus sebagai pemenuhan janji Yesus kepada para murid-Nya.
Dengan demikian, mereka diharapkan dapat ikut ambil bagian dalam pewartaan cinta kasih dengan penuh keyakinan dan percaya diri.
Sebagai refleksi sekaligus evaluasi, peserta didik diajak untuk memahami makna kebangkitan dalam kehidupan sehari-hari serta menghayati arti Kebangkitan Yesus.
Setelah itu, siswa diminta menjawab sejumlah pertanyaan yang terdapat pada halaman 76, 77, dan 78 buku teks.
Soal-soal tersebut bersumber dari buku resmi Kemendikbudristek berjudul Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti untuk SMP Kelas VIII karya Lorensius Atrik Wibawa dan Y Sulisdwiyanta, yang diterbitkan oleh Pusat Perbukuan, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan pada tahun 2021.
Untuk membantu siswa belajar mandiri di rumah, berikut disajikan kunci jawaban dari soal-soal tersebut.
Jawaban ini dapat digunakan sebagai referensi bagi siswa maupun orang tua dalam mengevaluasi pemahaman terhadap materi yang telah dipelajari.
Kunci Jawaban Pendidikan Agama Katolik Kelas 8 Halaman 76, 77, 78 Bab 4 Peranan Roh Kudus Bagi Murid Yesus Kurikulum Merdeka
Menggali pengalaman hidup tentang menjadi saksi
1. Mengingat materi pelajaran yang lalu dengan cara melakukan tanya jawab bersama guru atau teman dengan pokok pertanyaan di bawah ini:
a. Bagaimana peristiwa Yesus naik ke surga?
b. Apa yang dijanjikan Yesus sebelum ia naik ke surga?
Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 6 Kurikulum Merdeka Refleksi Halaman 95 Bab 5 Jasa Khulafaur Rasyidin
2. Bacalah dua kasus berikut ini!
Kasus pertama
Ketika sedang ulangan, Andi terlihat mencontek. Agus dan beberapa teman yang duduk di belakang Andi melihat proses Andi yang sedang mencontek tersebut. Ketika selesai ulangan, Andi menghampiri Agus dan berkata, “Awas! Kalau kamu mengadukan aku ke guru, tahu sendiri akibatnya.” Agus ketakutan terhadap ancaman Andi. Ketika guru mengoreksi hasil ulangan, ada kecurigaan kalau Andi mencontek, maka dipanggilah Agus yang duduk di belakang Andi. “Bapak dengar, kamu melihat kalau Andi menyontek saat ulangan ya?” tanya guru kepada Agus. Agus kemudian ingat ancaman Andi, lalu berkata pada guru, “Maaf Pak, saya tidak lihat. Betul Pak, saya tidak lihat.”
Kasus kedua
Petrus adalah murid Yesus yang paling berani. Oleh Yesus, Petrus ditunjuk untuk menjadi pemimpin di antara para rasul. Namun, ketika Yesus ditangkap dan Petrus ada di situ, ia menyangkal bahwa dirinya adalah salah satu murid Yesus. Petrus tidak berani berkata “ya, tetapi berkata “bukan.” Bahkan hal itu terjadi sampai tiga kali.
3. Lakukanlah pendalaman atas dua kasus tersebut di atas melalui aktivitas tanya jawab bersama guru dan teman kalian. Pokok pertanyaan:
a. Mengapa Agus tidak berani menyatakan kebenaran?
b. Menurutmu kira-kira apa akibat dari sikap Agus yang tidak mau menyatakan kejadian yang sebenarnya?
c. Mengapa Petrus tidak berani mengakui bahwa ia adalah salah satu daru murid
Yesus?
d. Pelajaran apa yang kalian petik dari dua kasus di atas?
Jawaban:
1. a. Yesus naik ke surga dengan disaksikan para murid di Bukit Zaitun.
b. Sebelum naik ke surga, Yesus berjanji akan mengutus Roh Kudus untuk menyertai dan menguatkan para murid-Nya.
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 64, Kegiatan 4 Contoh Cerpen
3. Kasus Pertama (Agus dan Andi)
a. Agus tidak berani menyatakan kebenaran karena takut dengan ancaman Andi.
b. Akibatnya, kebenaran tidak terungkap, Andi tidak belajar dari kesalahannya, dan Agus sendiri menjadi tidak jujur.
Kasus Kedua (Petrus)
c. Petrus tidak berani mengakui Yesus karena takut ditangkap dan mengalami penderitaan seperti yang dialami Yesus.
d. Pelajaran yang bisa dipetik: manusia sering merasa takut untuk bersaksi tentang kebenaran, tetapi kita dipanggil untuk berani jujur, setia, dan percaya bahwa Roh Kudus akan memberi kekuatan.
Menggali inspirasi dari Kitab Suci tentang turunnya Roh Kudus atas para rasul
1. Bacalah dua teks Kitab Suci berikut ini!
Yohanes 16 : 8- 15
Kis. 2: 1-13
2. Bentuklah kelompok diskusi sesuai dengan jumlah anggota kelas untuk mendalami bacaan Kitab Suci dengan bantuan pertanyaan sebagai berikut:
a. Apa yang dijanjikan Yesus kepada para rasul?
b. Disebut dengan apakah Roh Kudus yang dijanjikan oleh Yesus itu? Mengapa disebut demikian?
c. Apa harapan Yesus tentang kehidupan rasul-rasul bila Roh Kudus ada dalam diri mereka?
d. Tanda apa saja yang menyertai kehadiran Roh Kudus dalam peristiwa Pentakosta?
e. Tiupan angin dan juga api dalam peristiwa Pentakosta dapat kita hayati sebagai makna atau lambang apa?
3. Buatlah laporannya secara kreatif, bisa dalam bentuk presentasi, bisa dituliskan
dalam kertas flap. Presentasikanlah hasil diskusi kalian!
Jawaban
2. a. Janji Yesus kepada Para Rasul
Yesus menjanjikan Roh Kudus sebagai Penolong dan Roh Kebenaran yang akan menyertai para murid.
b. Sebutan Roh Kudus
Disebut Roh Kebenaran karena Ia membimbing para murid ke dalam seluruh kebenaran dan meneguhkan mereka dalam iman.
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 66, Kegiatan 1 Peristiwa Sejarah
c. Harapan Yesus terhadap Para Rasul
Yesus berharap para rasul hidup berani, penuh iman, dan mewartakan kabar gembira dengan percaya diri karena Roh Kudus ada dalam diri mereka.
d. Tanda Kehadiran Roh Kudus pada Pentakosta
Terdengar bunyi tiupan angin keras, tampak lidah-lidah api, dan para rasul mulai berbicara dalam berbagai bahasa yang dimengerti banyak bangsa.
e. Makna Tiupan Angin dan Api
Angin melambangkan kekuatan Roh Kudus yang tak terlihat namun nyata dirasakan.
Api melambangkan semangat, keberanian, dan penerangan iman yang membakar hati para rasul.
*) Disclaimer:
- Artikel ini hanya ditujukan kepada orangtua untuk memandu proses belajar anak.
- Sebelum melihat kunci jawaban, siswa harus terlebih dahulu menjawabnya sendiri, setelah itu gunakan artikel ini untuk mengoreksi hasil pekerjaan siswa.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.