Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Kemenyan untuk Parfum?

Apakah benar kemenyan bisa dijadikan parfum-parfum terkenal? Simak penjelasan dari Prof. Muchtaridi, Pengajar Kimia GO.

Editor: Sri Juliati
zoom-in Kemenyan untuk Parfum?
Ilustrasi di-generate oleh AI
KEMENYAN UNTUK PARFUM? - Akhir-akhir ini, telah viral pernyataan Wakil Presiden tentang hilirisasi kemenyan. Menurut Wapres, kemenyan sama berharganya dengan nikel. Apakah benar kemenyan bisa dijadikan parfum-parfum terkenal? Simak penjelasan dari Prof. Muchtaridi, Pengajar Kimia GO. 

Hilirisasi bahan alam Indonesia sebetulnya lebih tepat dibandingkan hilirisasi zat sintesis karena melimpahnya bahan alam Indonesia sebagai negara tropis. Bahkan, negara kita merupakan negara nomor dua (setelah Brasil) sebagai negara megabiodiversitas. 

Misalnya, kemenyan dapat tumbuh baik di hutan-hutan Kalimantan dan Jawa. Namun, hilirisasi bahan alam ini harus diikuti dengan hilirisasi bahan baku kimia dasar yang banyak digagas oleh Petrokimia dan Pertamina. Misalnya, ekstraksi atau destilasi kemenyan sudah pasti memerlukan pelarut organik yang banyak dengan grade atau kemurnian yang baik.

Pemerintah sudah mendukung melalui regulasi masalah hilirisasi bahan alam ini, baik untuk bahan baku obat maupun non-obat. Namun, pada tataran teknis banyak regulasi yang belum sinkron. 

Lalu, apakah hilirisasi bahan baku parfum dari kemenyan ini bisa setara dengan hilirisasi nikel? 

Hilirisasi kemenyan tidak dapat dibandingkan secara langsung dengan hilirisasi nikel dalam hal skala dan dampak ekonomi, tetapi keduanya merupakan strategi penting untuk memaksimalkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia. 

Kemenyan lebih cocok menjadi bagian dari hilirisasi sektor kreatif, herbal, dan kesehatan, yang memiliki potensi substansial jika dikembangkan secara serius. 

Berikut alasan mengapa kedua komoditas tersebut tidak dapat disetarakan: 

  1. Belum ada industri parfum lokal Indonesia yang bertaraf internasional seperti International Flavors & Fragrances Inc.
  2. Lokal wisdom kita belum menjadi kekuatan ekspor seperti halnya China
  3. Ekonomi kreatif bidang ekspor bahan alam Indonesia masih stagnan karena regulasi yang berubah-ubah. 
Rekomendasi Untuk Anda

Sehingga, ekspor bahan baku parfum dari kemenyan masih belum berdampak makro secara ekonomi. Namun, peluang infrastruktur industri bahan baku dari alam Indonesia tidak serumit infrastruktur hilirisasi nikel yang memerlukan izin limbah, izin tambang, smelter, dan tentu izin ekspor.

Namun, kali ini dapat kita simpulkan bahwa pernyataan Wakil Presiden sudah 70 persen benar, sehingga pernyataannya kali ini harus didukung, bukan dicerca. (*)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas