Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Kemenyan untuk Parfum?

Apakah benar kemenyan bisa dijadikan parfum-parfum terkenal? Simak penjelasan dari Prof. Muchtaridi, Pengajar Kimia GO.

Editor: Sri Juliati
zoom-in Kemenyan untuk Parfum?
Ilustrasi di-generate oleh AI
KEMENYAN UNTUK PARFUM? - Akhir-akhir ini, telah viral pernyataan Wakil Presiden tentang hilirisasi kemenyan. Menurut Wapres, kemenyan sama berharganya dengan nikel. Apakah benar kemenyan bisa dijadikan parfum-parfum terkenal? Simak penjelasan dari Prof. Muchtaridi, Pengajar Kimia GO. 

Di India (Padhi dkk., 2013), kemenyan digunakan secara tradisional untuk memperbaiki saluran pencernaan seperti diare, perut kembung, penyumbatan saluran pencernaan, dan muntah. Namun, klaim tersebut masih belum dibuktikan secara klinis. 

Namun, leluhur kita sering menggunakan kemenyan untuk dupa, wewangian, perawatan kultus, dan minyak pijat.

Bukti kemenyan sebagai anti-osteoartritis lebih banyak dibuktikan dalam beberapa publikasi dan hanya uji osteoartritis yang telah dibuktikan secara klinik. 

Majeed dkk. (2019) melakukan uji klinik terhadap 48 sukarelawan dengan pemberian 169 mg ekstrak Boswellia serrata yang mengandung senyawa 3-acetyl-11-keto-β-boswellic acid, atau lebih dikenal dengan asam boswelat, dengan dosis dua kali sehari selama 120 hari. 

Hasilnya menunjukkan bahwa suplemen tersebut mengurangi peradangan, nyeri sendi, dan kekakuan pada osteoartritis lutut ringan hingga sedang tanpa efek samping yang serius.

Kandungan Kimia Kemenyan

Kemenyan resin disebut mengandung 60–85 persen resin benzoin (campuran terpen), 6–30 persen gum (campuran polisakarida), dan 5–9 persen minyak atsiri. 

Resin ini memiliki aroma wangi yang kuat, dan dalam konsentrasi encer menjadi wangi lembut seperti vanila. Resin benzoin juga telah diteliti sebagai antiseptik, antiinflamasi, dan pelindung kulit, meskipun belum dibuktikan secara klinis.

Rekomendasi Untuk Anda

Kandungan kimia resin benzoin didominasi oleh asam boswelat dan turunannya yang merupakan golongan triterpenoid. 

Senyawa-senyawa ini diduga berperan dalam antiinflamasi dan artritis. Namun, selain asam boswelat, resin ini juga mengandung asam sinamat, asam benzoat, styrol, styracin, vanillin, coniferil sinamat, dan coniferil benzoat, yang sering digunakan dalam pengolahan parfum. 

Menurut peneliti lain, resin ini juga mengandung benzoresinol dan sumaresinotannol yang digunakan sebagai antiseptik.

Apakah Bisa Dijadikan Parfum?

Bahan baku parfum dari tanaman haruslah memiliki aroma yang kuat dari minyak atsiri. Kemenyan memiliki kandungan minyak atsiri yang besar dan beraroma kuat.

Untuk kebutuhan parfum, minyak atsiri kemenyan (50-90 persen) memiliki aroma kuat balsamik, seperti kamper, menyengat pedas, aroma kayu, dan sedikit beraroma lemon. 

Kandungan minyak atsiri kemenyan yang dapat menghasilkan aroma di atas adalah α-Pinene (2.0–64.7 persen), α-thujene (0.3–52.4 persen), β-pinene (0.3–13.1 persen), myrcene (1.1–22.4 persen), sabinene (0.5–7.0 persen), limonene (1.3–20.4 persen), p-cymene (2.7–16.9 persen), dan β-caryophyllene (0.1–10.5 persen).

Oleh karena itu, agar kemenyan dapat dijadikan parfum, tentu harus diolah dulu melalui penyulingan uap atau destilasi untuk memperoleh minyak atsiri murni. Atau, resin dapat dilakukan perendaman dengan etanol (maserasi), kemudian ekstrak kental dilarutkan dalam etanol absolut. 

Metode pertama (penyulingan) membutuhkan peralatan dengan skala besar yang membutuhkan energi listrik yang besar, dan metode kedua membutuhkan pelarut etanol dalam jumlah besar, sehingga akan menghasilkan limbah yang banyak dan biaya pelarut yang besar.

Apakah Dapat Di-Hilirisasi Seperti Nikel?

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas