20 Soal Tes Substantif PPG Prajabatan 2025 Bidang Studi PJOK dan Kunci Jawaban
Soal Tes Substantif PPG Prajabatan 2025 bidang studi PJOK dan Kunci Jawaban sebagai persiapan calon guru di SIMPKB tanggal 12-15 November 2025.
Penulis:
Muhammad Alvian Fakka
Editor:
Suci BangunDS
TRIBUNNEWS.COM - Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan tahun 2025 merupakan salah satu upaya strategis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam mencetak calon guru yang unggul, profesional, dan siap mengabdi di satuan pendidikan.
Bagi lulusan sarjana yang bercita-cita menjadi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), mengikuti seleksi PPG Prajabatan menjadi gerbang awal menuju sertifikasi pendidik dan pengakuan kompetensi secara nasional.
Salah satu tahapan penting dalam proses seleksi adalah Tes Substantif, yaitu ujian berbasis kompetensi bidang yang mengukur pemahaman calon guru terhadap materi ajar, pedagogi, dan karakter profesional.
Tes substantif PPG Prajabatan 2025 PJOK dirancang untuk menguji kemampuan calon guru dalam memahami konsep dasar pendidikan jasmani, teori gerak, kesehatan, olahraga prestasi, serta strategi pembelajaran aktif dan inklusif.
Soal-soal tes substantif PPG Prajabatan 2025 PJOK yang diujikan mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, sesuai dengan karakteristik mata pelajaran PJOK yang menekankan keseimbangan antara pengetahuan, sikap, dan keterampilan.
Oleh karena itu, latihan soal tes substantif PPG Prajabatan 2025 PJOK menjadi bagian krusial dalam persiapan menghadapi seleksi substantif.
Pelaksanaan tes substantif PPG Prajabatan 2025 dijadwalkan pada tanggal 12-15 November 2025.
Jika lolos seleksi administrasi, calon guru peserta PPG Prajabatan 2025 wajib mengikuti tes substantif PJOK.
Oleh karena itu, disarankan agar calon peserta mulai berlatih sejak dini, menggunakan soal-soal tes substantif PPG Prajabatan 2025 PJOK dalam artikel ini sebagai persiapan.
Soal Tes Substantif PPG Prajabatan 2025 PJOK dan Kunci Jawaban
1. Seorang atlet lompat jauh harus memaksimalkan sudut tolakan untuk mencapai jarak lompatan yang optimal. Berdasarkan prinsip biomekanika, sudut tolakan yang paling efektif untuk mencapai jarak maksimum adalah sekitar:
Α. 15°-20°
Β. 25°-30°
C. 35°-45°
D. 50°-60°
Ε. 70°-80°
Kunci jawaban: C
Baca juga: 70 Soal Tes Substantif PPG Prajabatan 2025 Bidang Studi Bahasa Indonesia dan Kunci Jawaban
2. Dalam pertandingan bola basket, sebuah tim sedang tertinggal 3 poin dengan waktu tersisa 10 detik. Strategi terbaik yang dapat diterapkan oleh tim yang tertinggal adalah:
A. Melakukan serangan cepat dan mencoba mencetak 2 poin agar memperkecil selisih skor.
B. Mengulur waktu dan menunggu kesempatan untuk melakukan lay-up.
C. Berusaha mendapatkan lemparan tiga angka untuk menyamakan kedudukan.
D. Bertahan dengan ketat agar lawan tidak menambah poin.
E. Melakukan passing berulang untuk mengurangi tekanan lawan.
Kunci jawaban: C
3. Seorang pelari maraton mengalami kelelahan otot pada kilometer ke-30. Faktor fisiologis utama yang menyebabkan kelelahan ini adalah:
A. Kehilangan cairan tubuh yang berlebihan.
B. Penumpukan asam laktat dalam otot.
C. Menurunnya kadar glikogen dalam tubuh.
D. Ketegangan psikologis sebelum lomba.
E. Kurangnya pemanasan sebelum berlari.