Ruang Sipil Disebut Kian Sempit, Mahasiswa Elaborasi Kebebasan Berekspresi Lewat Diskusi
Peneliti bidang demokrasi dan kebebasan berpendapat dari YPM, Neildeva Despendya memaparkan pentingnya ruang sipil bagi kaum muda.
Tayang:
Penulis:
Reza Deni
Editor:
Eko Sutriyanto
HO-YPM
BEBAS BEREKSPRESI: Sejumlah narasumber dalam forum “Spill The Research” yang digelar Yayasan Partisipasi Muda (YPM) bekerja sama dengan FISIP UI. Forum ini menjadi wadah bagi generasi muda membahas penyempitan ruang sipil di Indonesia serta mencari cara untuk kembali memperjuangkan kebebasan berekspresi. Acara terdiri dari tiga sesi interaktif: “Less Blah Blah, More You You”, “Mic & Minds”, dan “Spill Your Thought”, yang membuka kesempatan bagi peserta untuk berbagi pandangan secara terbuka
"Banyak anak muda merasa perjuangannya tak membawa perubahan nyata,” imbuhnya.
Merangkum diskusi, Dosen Ilmu Politik UI, Muhammad Imam mengingatkan bahwa Indonesia masih menghadapi regresi demokrasi akibat berbagai kebijakan pembatasan seperti UU ITE dan KUHP baru.
"Kita demokratis secara prosedural, tapi belum substantif. Tanpa perlawanan anak muda, demokrasi hanya akan tinggal nama,” kata Imam.
Berita Populer
Berita Terkini