Kunci Jawaban PKN Kelas 7 Halaman 30: Uji Kompetensi 1.1 tentang BPUPKI
Jawaban PKN kelas 7 halaman 30 Kurikulum Merdeka soal pada Uji Kompetensi 1.1 tentang BPUPKI.
Penulis:
Oktaviani Wahyu Widayanti
Editor:
Garudea Prabawati
Pimpinan BPUPKI
- Ketua: Dr. Radjiman Wedyodiningrat
- Wakil Ketua: Ichibangase (Jepang) dan R.P. Suroso
Beberapa anggota penting BPUPKI:
Ir. Soekarno
Drs. Mohammad Hatta
Dr. Soepomo
Muhammad Yamin
K.H. Abdul Kahar Muzakir
Ki Bagoes Hadikoesoemo
K.H. Mas Mansyur
Abikoesno Tjokrosoejoso
R. Panji Soeroso
Otto Iskandardinata
A.A. Maramis
Oto Iskandardinata
Prof. Dr. Abdul Kadir
Dr. Sutardjo Kartohadikusumo
(Daftar lengkap berjumlah 67 orang, namun di atas adalah tokoh-tokoh utama yang sering disebut.)
3. Apa tugas BPUPKI?
Tugas utama BPUPKI adalah:
- Menyelidiki hal-hal penting mengenai kenegaraan.
- Mempersiapkan dasar negara Indonesia merdeka.
- Merumuskan konstitusi awal, termasuk bentuk negara, wilayah, kewarganegaraan, dan struktur pemerintahan.
- Membahas hal-hal penting terkait penyelenggaraan negara setelah merdeka.
Fokus utama BPUPKI adalah merumuskan dasar negara, yang kemudian melahirkan gagasan Pancasila dari berbagai tokoh.
4. Bagaimana proses sidang resmi yang dilaksanakan BPUPKI?
BPUPKI mengadakan dua sidang resmi:
Sidang I: 29 Mei – 1 Juni 1945
Membahas dasar negara.
Tiga tokoh yang menyampaikan usulan dasar negara:
- Muhammad Yamin (29 Mei)
- Soepomo (31 Mei)
- Ir. Soekarno dengan konsep Pancasila (1 Juni)
Sidang ditutup dengan dibentuknya Panitia Kecil untuk merumuskan dasar negara lebih lanjut.
Sidang II: 10 – 17 Juli 1945
Membahas rancangan UUD, termasuk:
- Pembukaan UUD
- Batang tubuh UUD
- Wilayah negara
- Kewarganegaraan
- Sistem pemerintahan
Dihasilkan:
Rancangan UUD 1945
Kesepakatan bentuk negara kesatuan dan bentuk pemerintahan republik
5. Bagaimana proses sidang tidak resmi yang dilaksanakan BPUPKI?
Sidang tidak resmi dilakukan di luar sidang utama untuk memperlancar perumusan dasar negara dan rancangan UUD.