Dua WNI Jadi Anggota Pemadam Kebakaran Sukarela di Jepang
Dua WNI asal Jawa Timur jadi anggota pemadam kebakaran sukarela pertama dari asing di Hasami, Jepang
Editor:
Eko Sutriyanto
Ringkasan Berita:
- Dua WNI asal Jawa Timur, Deni Saputra dan Ahmad Ubaidilla, resmi menjadi anggota pemadam kebakaran sukarela di Hasami, Jepang
- Mereka menjadi anggota asing pertama dalam sejarah korps tersebut dan bergabung untuk membantu masyarakat di tengah krisis kekurangan tenaga akibat penurunan populasi
- Kehadiran mereka juga menjadi simbol meningkatnya peran tenaga asing di daerah Jepang
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Dua warga negara Indonesia resmi menjadi anggota pemadam kebakaran sukarela di Hasami, Prefektur Nagasaki, Jepang. Mereka menjadi anggota asing pertama dalam sejarah korps pemadam kebakaran sukarela di kota tersebut.
Tahun 2025 di bulan April seorang Indonesia, Arifin, juga menjadi anggota pemadam kebakaran di Tara Fujitsu Prefektur Saga, ungkap Nakamura senior petugas pemadam kebakaran di Tara khusus kepada Tribunnews.com.
Kehadiran dua WNI di Hasami dinilai penting di tengah tantangan kekurangan anggota pemadam kebakaran akibat penurunan populasi dan penuaan masyarakat di Jepang.
Mereka berasal dari Jawa Timur masing-masing Deni Saputra (26) dan Ahmad Ubaidilla (25).
Keduanya berasal dari Jawa Timur dan datang ke Jepang pada tahun 2024 sebagai peserta program magang teknis.
Baca juga: Pemerintah Jepang Tanggapi Dugaan Keterlibatan Warganya dalam Kasus Prostitusi Anak di Indonesia
Saat ini mereka bekerja di perusahaan konstruksi Kamiyama Kensetsu yang berada di Hasami.
Perusahaan tersebut diketahui telah terdaftar sebagai perusahaan pendukung kegiatan pemadam kebakaran sukarela di daerah setempat.
Atas rekomendasi senior di perusahaan, keduanya akhirnya memutuskan bergabung dengan korps pemadam kebakaran Jepang.
Dengan masuknya dua warga Indonesia tersebut, jumlah anggota korps kini menjadi 247 orang dari total kuota 330 anggota.
Ingin Berguna bagi Masyarakat
Upacara penyerahan surat pengangkatan dilaksanakan pada 11 Mei 2026 di kantor pemerintah kota Hasami.
Dalam kesempatan itu, Saputra menyampaikan keinginannya untuk membantu masyarakat setempat.
“Saya ingin menjadi orang yang berguna bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara Ubaidilla mengatakan dirinya siap membantu terutama saat dibutuhkan banyak tenaga dalam situasi bencana.