Bahasa Inggris Makin Krusial di Era AI, Indonesia Tetap di Peringkat 80 Dunia
Kemampuan bahasa Inggris stagnan global, Indonesia peringkat 80 EF EPI 2024 kategori Low Proficiency.
Penulis:
Wahyu Aji
Editor:
Glery Lazuardi
“Namun, justru karena hal itu, nilai kemampuan berbahasa Inggris menjadi semakin penting," katanya.
Fanno menekankan bahwa AI belum mampu menggantikan spontanitas, empati, dan koneksi manusia dalam komunikasi.
“AI memang bisa menerjemahkan kata, tapi belum bisa menggantikan spontanitas dan empati manusia,” ungkapnya.
Pentingnya kemampuan produktif atau berbicara dan menulis juga ditegaskan oleh Yunita Yanti, Academic Operations Manager EF EFEKTA English for Adults.
“AI membuka peluang baru dalam pembelajaran yang lebih personal, tetapi kemajuan teknologi ini menuntut fokus lebih besar pada kemampuan produktif,” kata Yunita.
Menurutnya, komunikasi efektif tetap membutuhkan elemen humanis, sementara AI seharusnya menjadi dukungan, bukan pengganti proses pembelajaran.
Baca tanpa iklan