Perjalanan Marvel dan Louise Kibarkan Merah Putih ke Panggung Dunia, Berawal dari Hukuman
Marvel di panggung internasional belajar satu hal penting: olimpiade bukan semata tentang kecerdasan
Ia belajar konsisten, mengenali kemampuan diri, dan menerima bahwa setiap proses memiliki ritmenya sendiri.
Pada Final AIMO 2024 di Korea Selatan, Marvel kembali tampil di ajang internasional.
Di luar kompetisi, ia ikut sesi cultural performance pada Award Ceremony dengan membawakan Tari Piring.
Di hadapan hampir 2.000 peserta dari 16 negara, ia memperkenalkan budaya Indonesia dengan caranya yang sederhana.
Pengalaman itu menjadi pengingat bahwa panggung dunia bukan hanya tempat beradu nilai, tetapi juga ruang berbagi identitas.
Oktober 2025, Marvel mengikuti babak penyisihan NEO Math secara daring.
Ia masuk Top 10 Highest Score dan meraih medali emas, yang mengantarkannya ke Grand Final di Amerika Serikat pada 13 Januari 2026.
Di ajang tersebut, Marvel mencatatkan Second Top Highest Score untuk kategori Matematika dan meraih medali emas untuk kategori Natural Science.
Perjalanan ke Amerika Serikat juga membuka cakrawala baru.
Ia mengunjungi NASA, menyaksikan peluncuran roket Falcon 9 milik SpaceX, hingga mengikuti astronaut training class.
Dari sana, Marvel melihat bahwa sains tidak hanya hidup di buku pelajaran, tetapi hadir nyata dalam kehidupan.
Dalam tiga tahun terakhir, Marvel telah mengikuti kompetisi di berbagai negara—Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang, Hong Kong, Singapura, hingga Malaysia—dan mengumpulkan lebih dari 60 medali.
Ia pernah menjajal German Math Olympiad, SIMOC, SMGF, WMI, AMO, HKIMO, TIMO, SASMO, PHIMO, ADEPT, JISMO, serta sejumlah olimpiade matematika dan sains lainnya.
Pada 2025, ia menerima JISMO Legend Award dari Japan International Science and Mathematics Olympiads, sebuah penghargaan bagi peserta yang menorehkan kemenangan di empat ajang JISMO atau lebih.
Menariknya, Marvel tidak membatasi diri hanya pada matematika dan sains. Ia juga mencoba World Scholar’s Cup, debat OWLPIA, Spelling Bee, English Olympiad, hingga kompetisi coding dan logika. Baginya, belajar lintas bidang adalah bagian dari menemukan minat dan potensi diri.
Saat Adik Ikut Terinspirasi
Baca tanpa iklan