Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Universitas Negeri Malang Tegaskan Passing Grade Bukan Penentu Kelulusan SNBP 2026

Universitas Negeri Malang tegaskan passing grade bukan penentu kelulusan SNBP 2026, karena seleksi berbasis peringkat dan skor, bukan angka patokan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Lanny Latifah
Editor: Endra Kurniawan
zoom-in Universitas Negeri Malang Tegaskan Passing Grade Bukan Penentu Kelulusan SNBP 2026
um.ac.id
SNBP UM 2026 - Universitas Negeri Malang (UM) tegaskan passing grade bukan penentu kelulusan SNBP 2026, karena seleksi berbasis peringkat dan skor, bukan angka patokan. Daya tampung UM pada SNBP 2026 mencapai 13.691 mahasiswa. 

Ringkasan Berita:
  • Universitas Negeri Malang (UM) tegaskan passing grade bukan penentu kelulusan SNBP 2026, karena seleksi berbasis peringkat dan skor, bukan angka patokan.
  • Calon mahasiswa disarankan memilih program studi secara strategis, mempertimbangkan daya tampung, jumlah pendaftar, dan tingkat keketatan untuk meningkatkan peluang lolos.
  • UM menilai calon mahasiswa secara objektif, menggabungkan prestasi akademik dan nonakademik, tanpa mempertimbangkan TKA, dan membuka jalur SNBP, SNBT, serta seleksi mandiri.

 

TRIBUNNEWS.COM - Universitas Negeri Malang (UM) menegaskan bahwa passing grade bukan menjadi penentu kelulusan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Subdirektorat Seleksi UM, Rizky Firmansyah, saat menjadi narasumber utama dalam webinar SETRUM UM (Strategi SNBP UM) bertajuk "Kupas Tuntas Mitos dan Fakta Persiapan SNBP UM", secara daring melalui Zoom, Selasa (3/2/2026).

"Passing grade itu mitos. Sistem seleksi SNBP berbasis peringkat dan skor, bukan angka patokan tertentu," tegas Rizky, dikutip dari um.ac.id.

Ia menjelaskan, daya tampung UM pada SNBP 2026 mencapai 13.691 mahasiswa.

Adapun komponen penilaian SNBP terdiri atas 50 persen nilai rapor dan 50 persen komponen lain, seperti nilai mata pelajaran pendukung, sertifikat prestasi, serta portofolio khusus untuk program studi seni dan olahraga.

Rekomendasi Untuk Anda

Rizky juga menekankan pentingnya strategi rasional dalam memilih program studi.

Baca juga: Pendaftaran SNBP 2026 Dibuka, Universitas Jember Sediakan Kuota 3.410 Mahasiswa Baru

Calon mahasiswa disarankan menganalisis daya tampung, jumlah pendaftar tahun sebelumnya, hingga tingkat keketatan program studi.

"Kalau ingin lolos SNBP, ego harus diturunkan. Strategi pemilihan prodi itu kunci," katanya.

Selain itu, ia juga turut meluruskan sejumlah mitos lain yang kerap beredar, mulai dari anggapan sekolah unggulan, status eligible, hingga faktor alumni.

"Di UM, eligible satu belum tentu lolos, dan yang dari sekolah mana pun punya peluang yang sama. Tidak ada blacklist, tidak ada zonasi, semuanya head to head," tegasnya.

Rizky pun mengingatkan bahwa memilih satu program studi pun tidak otomatis menjamin kelulusan.

Pemahaman terhadap sistem seleksi dan penerapan strategi yang tepat menjadi bekal utama bagi pejuang SNBP 2026.

Jalur Seleksi Masuk UM

UM membuka jalur seleksi nasional melalui SNBP dan SNBT, serta jalur seleksi mandiri dengan ketentuan yang telah ditetapkan secara nasional, mengingat UM berstatus Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum.

"Seleksi mandiri UM terdiri atas lima jalur, yaitu prestasi, leadership, skor UTBK, TMBK, dan kemitraan," jelas Rizky.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas