Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Kurikulum Merdeka Halaman 252: Makna Puisi
Kunci jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 halaman 252 berisi soal makna puisi. Siswa diminta membaca teks sebelum mengisi jawaban
Penulis:
Faisal Mohay
Editor:
Endra Kurniawan
TRIBUNNEWS.COM - Kunci jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Kurikulum Merdeka halaman 252 disediakan sebagai bahan referensi sekaligus panduan belajar bagi siswa.
Tujuannya untuk membantu siswa memahami materi yang sedang dipelajari.
Dengan adanya kunci jawaban ini, siswa dapat membandingkan hasil pekerjaan mereka dengan jawaban yang benar sehingga lebih mudah menemukan kesalahan dan memperbaikinya.
Sebelum melihat kunci jawaban, sangat dianjurkan agar siswa terlebih dahulu berusaha mengerjakan soal secara mandiri.
Pada buku Bahasa Indonesia Kelas 10 halaman 252 Kurikulum Merdeka yang ditulis oleh Fadillah Tri Aulia, Sefi Indra Gumilar, Alvian Kurniawan dan diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021, terdapat latihan yang berkaitan dengan materi Bab 6, yaitu Berkarya dan Berekspresi Melalui Puisi.
Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 252
1. Perasaan yang ingin diungkapkan penyair
Jawaban:
Penyair ingin mengungkapkan rasa iba, simpati, sekaligus kekaguman terhadap gadis kecil peminta-minta. Ada keinginan untuk ikut merasakan dunia gadis itu yang tampak sederhana namun penuh ketulusan, meski hidupnya bergulat dengan kemiskinan.
2. Nada dan suasana yang terkandung
Jawaban:
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Kurikulum Merdeka Halaman 249-250: Tema Puisi
Nada: melankolis, penuh empati, dan reflektif.
Suasana: sedih, pilu, namun juga ada kehangatan dan kekaguman terhadap kemurnian jiwa gadis kecil tersebut.
3. Makna dan amanat yang ingin disampaikan penyair
Jawaban:
Puisi ini menyampaikan pesan tentang ketidakadilan sosial dan kontras antara kehidupan kota yang gemerlap dengan kehidupan kaum miskin yang terpinggirkan. Amanatnya adalah agar kita lebih peka terhadap penderitaan orang lain, tidak menutup mata terhadap realitas sosial, dan belajar dari ketulusan serta kemurnian jiwa mereka yang hidup dalam kesederhanaan.
Baca tanpa iklan