40 Soal PTS Bahasa Indonesia Kelas 6 Semester 2 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban STS, UTS
Inilah 40 soal PTS mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 6 SD/MI semester 2 Kurikulum Merdeka dan kunci jawaban Sumatif Tengah Semester (STS).
Penulis:
Sri Juliati
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
TRIBUNNEWS.COM - Soal Penilaian Tengah Semester (PTS) mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 6 SD/MI semester 2 Kurikulum Merdeka dan kunci jawaban bisa dipakai sebagai bahan latihan di rumah jelang pelaksanaan Sumatif Tengah Semester (STS).
Siswa kelas 6 SD/MI sebentar lagi akan menghadapi PTS atau yang dalam Kurikulum Merdeka disebut STS atau UTS pada semester 2/genap tahun 2026.
PTS/STS/UTS adalah ujian yang dilakukan di tengah semester untuk mengevaluasi sejauh mana siswa menguasai materi yang telah diajarkan.
Nilai PTS atau berkontribusi pada nilai rapor, membantu menentukan kelulusan/kenaikan kelas, dan menjadi bahan refleksi untuk perbaikan pembelajaran di sisa semester.
Sebagai persiapan menghadapi PAS/SAS, orang tua dapat memberikan sejumlah soal latihan untuk untuk memandu proses belajar sang anak.
Termasuk 40 soal PTS Bahasa Indonesia kelas 6 semester 2 Kurikulum Merdeka di bawah ini yang terdiri dari dua bab: Bab 5 Anak-Anak yang Mengubah Dunia dan Bab 6 Liburan Perpisahan Kelas.
Sebelum menengok kunci jawaban, pastikan siswa atau anak selesai terlebih dahulu menjawab contoh soal PTS Bahasa Indonesia kelas 6 semester 2 Kurikulum Merdeka yang dirangkum dari buku Bahasa Indonesia Anak-anak yang Mengubah Dunia terbitan Kemdikbudristek serta sumber lainnya.
Inilah contoh soal PTS Bahasa Indonesia kelas 6 SD/MI semester 2 Kurikulum Merdeka dan kunci jawaban STS, UTS B Indo:
Baca juga: 30 Soal TKA Bahasa Indonesia SD/MI 2026 Dilengkapi Kunci Jawaban sebagai Latihan
Soal PTS Bahasa Indonesia Kelas 6 Semester 2 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 1-3
Malala Yousafzai, Remaja Putri yang Pernah Menginspirasi Dunia
Malala Yousafzai adalah seorang aktivis pendidikan asal Pakistan yang berjuang untuk hak pendidikan bagi anak perempuan. Sejak kecil, Malala sudah menyadari bahwa banyak anak perempuan di daerahnya tidak diizinkan untuk bersekolah. Dia mulai berbicara tentang pentingnya pendidikan dan berani menentang pihak-pihak yang melarang anak perempuan belajar. Malala percaya bahwa setiap anak, tanpa memandang jenis kelamin, berhak mendapatkan pendidikan yang layak.
Pada tahun 2012, Malala mengalami peristiwa yang sangat mengubah hidupnya ketika dia ditembak oleh seorang anggota Taliban karena perjuangannya. Meskipun terluka parah, Malala tidak menyerah dan terus berjuang untuk pendidikan. Dia menjadi suara bagi banyak anak perempuan yang tidak bisa berbicara. Melalui berbagai pidato dan wawancara, Malala mengajak dunia untuk memperhatikan pentingnya pendidikan bagi semua anak, terutama perempuan.
Kini, Malala telah menerima banyak penghargaan, termasuk Nobel Perdamaian, sebagai pengakuan atas perjuangannya. Dia mendirikan Malala Fund, sebuah organisasi yang membantu anak perempuan mendapatkan akses pendidikan di berbagai negara. Kisah Malala mengajarkan kita bahwa satu suara dapat mengubah dunia dan bahwa pendidikan adalah kunci untuk masa depan yang lebih baik bagi semua murid.
1. Malala Yousafzai merupakan aktivis asal Pakistan yang berusaha memperjuangkan. . .
A. hak asasi manusia bagi anak
B. hak perempuan untuk hidup layak
C. hak untuk lingkungan yang bersih
D. hak perempuan untuk bersekolah
Baca tanpa iklan