Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam Kelas 7 SMP Kurikulum Merdeka Hal 165: Hikmah Harut dan Marut
Berikut merupkan kunci jawaban buku pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas 7 SMP/MTs Kurikulum Merdeka halaman 165 bab 7: Hikmah Harut dan Marut
Penulis:
Namira Yunia Lestanti
Editor:
Suci BangunDS
Tahanan tersebut mulai memainkan sihir ketika tiba di Kota Babil. Bangsa Yahudi terkenal sebagai bangsa yang mahir mempraktikkan ilmu sihir. Mereka menguasai pengetahuan sihir.
Warga Babil ditakut-takuti dengan lingkaran besar sebagai lingkaran sihir yang dibuatnya.
Dua malaikat, yaitu Härût dan Märût diutus ke Kota Babil. Keduanya ditugasi untuk menghilangkan ketakutan warga akibat sihir tersebut dengan mengajarkan sihir kepada mereka. Sihir yang diajarkan bukan untuk kejahatan, melainkan untuk mengungkap hakikat sihir.
Harut dan Marut mendatangi warga Babil. Keduanya mulai bertugas mengajarkan sihir. Keduanya memperingatkan agar mempelajari sihir tidak disalahgunakan. "Sesungguhnya kami hanya cobaan bagimu, maka sebab itu janganlah kamu kafir," ujar keduanya.
Harut dan Märūt mengajarkan dasar-dasar sihir dan cara melenyapkan lingkaran besar sihir yang dibuat Yahudi. Keduanya pun memperingatkan bahwa sihir tidak dapat memberikan manfaat bagi manusia.
Tugas Hārūt dan Mārūt selesai. Mereka pun kembali ke langit. Akan tetapi, warga Kota Babil tak mengikuti peringatan Harut dan Mārūt. Mereka justru berbuat kerusakan dengan ilmu sihir yang diajarkan keduanya. Semakin rusaklah negeri tersebut.
Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/ Harut dan Marut, diunduh pada tanggal 30 Oktober 2020
Aktivitas 7.5
Tuliskan hikmah atau pelajaran yang dapat diambil dari kisah di atas pada buku tugasmu!
Jawaban:
Hikmah yang bisa diambil dari kisah di atas diantaranya :
Ilmu harus digunakan untuk kebaikan. Jika ilmu disalahgunakan, seperti sihir yang digunakan untuk merusak atau mencelakai orang lain, maka akan membawa kerusakan bagi masyarakat.
Manusia harus menaati peringatan dari Allah Swt. Harut dan Marut sudah memperingatkan agar ilmu sihir tidak disalahgunakan, tetapi banyak orang tidak mematuhinya sehingga menimbulkan kerusakan.
Sihir adalah ujian bagi manusia. Kisah ini mengajarkan bahwa manusia harus berhati-hati terhadap hal yang dapat menjerumuskan pada perbuatan syirik.
Perbuatan buruk akan membawa dampak buruk bagi lingkungan. Ketika masyarakat menggunakan sihir untuk kejahatan, negeri Babil menjadi kacau dan penuh kerusakan.