Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 10 Kurikulum Merdeka Halaman 209: Uji Kompetensi
Kunci jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 10 halaman 209 berisi soal bentuk negara kesatuan. Siswa diminta membaca teks sebelum mengisi jawaban
Penulis:
Faisal Mohay
Editor:
Febri Prasetyo
TRIBUNNEWS.COM - Kunci jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 10 Kurikulum Merdeka halaman 209 disediakan sebagai bahan referensi sekaligus panduan belajar bagi siswa.
Tujuannya untuk membantu siswa memahami materi yang sedang dipelajari.
Dengan adanya kunci jawaban ini, siswa dapat membandingkan hasil pekerjaan mereka dengan jawaban yang benar, sehingga lebih mudah menemukan kesalahan dan memperbaikinya.
Sebelum melihat kunci jawaban, sangat dianjurkan agar siswa terlebih dahulu berusaha mengerjakan soal secara mandiri.
Pada buku Pendidikan Pancasila Kelas 10 halaman 209 Kurikulum Merdeka yang ditulis oleh Sri Cahyati, Siti Nurjanah, Ali Usman, dan diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021, terdapat latihan yang berkaitan dengan materi Bab 4, yaitu Menjadi Warga Negara yang Baik.
Pendidikan Pancasila Kelas 10 Halaman 209
Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas!
1. Bagaimana nilai sila pertama Pancasila menjiwai pembangunan nasional? Berikan contoh nyata!
Jawaban:
Sila "Ketuhanan Yang Maha Esa" menjiwai pembangunan dengan menempatkan etika dan moralitas religius sebagai fondasi. Artinya, pembangunan tidak hanya mengejar materi, tetapi harus selaras dengan nilai-nilai ketuhanan dan penghormatan terhadap martabat manusia.
Contoh Nyata: Pembangunan rumah ibadah secara berdampingan dalam satu area (seperti Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral) serta adanya kebijakan libur nasional untuk seluruh hari besar agama sebagai bentuk pengakuan atas keberagaman.
Baca juga: Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 10 Kurikulum Merdeka Halaman 206: Aktivitas Belajar
2. Bagaimana cara mewujudkan pembangunan nasional yang di satu sisi harus mengutamakan kesejahteraan rakyat, namun di sisi lain tetap menjaga keadilan dan keadaban?
Jawaban:
Untuk menyeimbangkan hal ini, pembangunan harus menggunakan pendekatan pembangunan manusia seutuhnya.
Caranya: Pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur fisik (ekonomi), tetapi juga memperkuat penegakan hukum (keadilan) dan pendidikan karakter (keadaban). Kebijakan harus inklusif agar hasil pembangunan tidak hanya dinikmati segelintir orang, melainkan merata hingga ke pelosok.
3. Pada era globalisasi, batas-batas negara menjadi kabur. Bagaimana nilai persatuan mengantisipasi hal ini untuk menguatkan pembangunan nasional?
Baca tanpa iklan