50 Soal Ujian Madrasah Ilmu Hadis Kelas 12 MA dan Kunci Jawaban
Berikut 50 soal Ujian Madrasah mata pelajaran Ilmu Hadis kelas 12 MA dan kunci jawaban untuk latihan siswa dengan bantuan orang tua/wali.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Arif Tio Buqi Abdulah
TRIBUNNEWS.COM - Ujian Madrasah (UM) bagi siswa kelas XII Madrasah Aliyah (MA) dilaksanakan mulai Senin, 2 Maret hingga Sabtu, 18 April 2026.
Ujian ini merupakan evaluasi akhir yang memiliki peran penting dalam menentukan kelulusan peserta didik.
Pada tahun ini, pelaksanaan UM menggunakan sistem Computer Based Test (CBT).
Ilmu Hadis adalah salah satu mata pelajaran yang diujikan.
Siswa dapat mempersiapkan diri dengan memperbanyak latihan soal guna mengukur tingkat pemahaman, baik secara mandiri maupun dengan pendampingan orang tua atau wali.
Berikut disajikan contoh soal Ujian Madrasah Ilmu Hadis MA kelas XII yang disusun berdasarkan materi dalam POS Ujian Madrasah 2026.
Soal berikut mencakup materi sejarah perkembangan ilmu hadis, metode tahammul wa ada' al-Hadits, sejarah para sahabat dan tabiin yang banyak meriwayatkan hadis, dll.
Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, C, D atau E pada jawaban yang paling tepat!
1. Perkembangan hadis pada masa Nabi Muhammad SAW menunjukkan adanya larangan dan kebolehan penulisan hadis. Secara historis, kebijakan ini bertujuan untuk...
A. Membatasi jumlah hadis yang beredar di kalangan sahabat
B. Menjaga kemurnian Al-Qur’an agar tidak tercampur dengan hadis
C. Menghindari perbedaan mazhab dalam Islam
D. Menguatkan tradisi lisan dalam masyarakat Arab
E. Menyederhanakan proses periwayatan hadis
Kunci Jawaban: B
Baca juga: 50 Soal Ujian Madrasah Hadis Kelas 12 MA dan Kunci Jawaban
2. Pada masa Khulafaur Rasyidin, periwayatan hadis dilakukan secara hati-hati. Hal ini terlihat dari kebijakan para sahabat yang mensyaratkan saksi dalam meriwayatkan hadis. Tujuan utama kebijakan ini adalah...
A. Membatasi akses masyarakat terhadap hadis
B. Menjaga otoritas khalifah dalam agama
C. Menghindari pemalsuan hadis sejak dini
D. Mengurangi perbedaan penafsiran hadis
E. Mengutamakan Al-Qur’an sebagai sumber hukum
Jawaban: C
3. Kodifikasi hadis secara resmi pertama kali dilakukan pada masa Khalifah Umar bin Abdul Aziz. Secara sosio-historis, faktor utama yang melatarbelakangi kebijakan ini adalah...
A. Banyaknya hadis yang bertentangan dengan Al-Qur’an
B. Kekhawatiran hilangnya hadis karena wafatnya para perawi
C. Desakan ulama untuk menyusun kitab tafsir
D. Pengaruh budaya asing terhadap umat Islam
E. Persaingan antar mazhab fiqih
Kunci Jawaban: B
4. Metode tahammul al-hadits seperti sama’ (mendengar langsung dari guru) dianggap paling kuat dibanding metode lain karena...
A. Tidak memerlukan pencatatan
B. Melibatkan perantara yang banyak
C. Terjadi interaksi langsung antara guru dan murid
D. Dapat dilakukan tanpa kehadiran guru
E. Mengandalkan hafalan semata
Baca tanpa iklan