ITB Buka Program S2 Kecerdasan Sistem, Fokus pada AI, Ini Materi yang Dipelajari
Seiring perkembangan zaman, ITB menghadirkan program Magister Kecerdasan Sistem, sebuah bidang yang memadukan kecerdasan buatan, analisis data.
Penulis:
Farrah Putri Affifah
Editor:
Endra Kurniawan
Ringkasan Berita:
- ITB meluncurkan program S2 Kecerdasan Sistem sebagai respons terhadap kebutuhan era Industri 5.0 dengan pendekatan multidisiplin berbasis AI yang berpusat pada manusia.
- Kurikulum program mencakup teknologi inti seperti AI, Big Data, IoT, dan Digital Twin yang dipadukan dengan kemampuan strategis dan penerapan di berbagai sektor Smart-X.
- Lulusan diharapkan memiliki kompetensi teknologi dan kepemimpinan digital untuk berkontribusi pada solusi sistem cerdas dan kedaulatan teknologi nasional.
TRIBUNNEWS.COM - Institut Teknologi Bandung (ITB) merupakan salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia yang berlokasi di Kota Bandung, Jawa Barat.
Dikenal sebagai pusat unggulan dalam bidang sains, teknologi, dan inovasi, ITB telah lama menjadi rujukan bagi pengembangan pendidikan tinggi berbasis riset.
Dalam jenjang akademik, program S2 atau magister adalah tahap lanjutan setelah sarjana yang tidak hanya menekankan penguasaan ilmu secara mendalam, tetapi juga kemampuan analitis, riset, serta pemecahan masalah kompleks.
Seiring perkembangan zaman, ITB menghadirkan program Magister Kecerdasan Sistem, sebuah bidang yang memadukan kecerdasan buatan, analisis data, serta pemahaman sistem secara menyeluruh.
Kecerdasan sistem sendiri merupakan pendekatan yang melihat persoalan secara terintegrasi, menggabungkan teknologi dengan konteks sosial, lingkungan, dan manusia sebagai pusatnya.
Dengan kata lain, teknologi tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari solusi yang lebih luas dan berkelanjutan.
Transformasi Pendidikan di Era Industri 5.0
Dunia saat ini tengah bergerak menuju era Industri 5.0 dan Society 5.0, di mana teknologi tidak hanya berfungsi sebagai alat otomatisasi, tetapi juga sebagai mitra manusia dalam meningkatkan kualitas hidup.
Dalam konteks ini, kebutuhan akan sumber daya manusia yang mampu memahami teknologi sekaligus dampaknya terhadap masyarakat menjadi semakin penting.
Melihat dinamika tersebut, ITB melalui Sekolah Pascasarjana Ilmu dan Teknologi Multidisiplin (SPITM) meluncurkan Magister Kecerdasan Sistem sebagai jawaban atas tantangan global.
Program ini dirancang untuk melampaui batasan disiplin ilmu konvensional dan menghadirkan pendekatan yang lebih holistik.
Baca juga: 4 Jalur Mandiri SSU ITB dan Jadwal Seleksinya, Ada yang Tanpa Tes
Wakil Dekan Sumber Daya SPITM ITB, Dr.Eng. Ir. Mirzam Abdurrachman, menekankan bahwa pendidikan masa depan tidak cukup hanya berorientasi pada teknologi.
Diperlukan keseimbangan antara inovasi, etika, dan nilai kemanusiaan agar solusi yang dihasilkan benar-benar berdampak positif bagi masyarakat luas.
Salah satu ciri utama program ini adalah penerapan konsep human-centered artificial intelligence.
Dalam pendekatan ini, kecerdasan buatan tidak menggantikan peran manusia, melainkan memperkuat kemampuan manusia dalam mengambil keputusan.
Mengutip dari itb.ac.id, mahasiswa akan dilatih untuk mengembangkan situational awareness, yaitu kemampuan memahami situasi secara menyeluruh melalui tiga tahapan utama:
- Persepsi (Perception): Mengumpulkan data dari berbagai sumber seperti sensor dan sistem digital
- Pemahaman (Comprehension): Mengolah dan menganalisis data menjadi informasi bermakna
- Proyeksi (Projection): Memprediksi kemungkinan yang akan terjadi dan merancang solusi
Baca tanpa iklan