Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Kurikulum Merdeka Halaman 145-146: Latihan 1
Kunci jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 halaman 145-146 tentang pantun. Siswa diminta membaca teks sebelum mengisi jawaban.
Penulis:
Faisal Mohay
Editor:
Garudea Prabawati
TRIBUNNEWS.COM - Kunci jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Kurikulum Merdeka halaman 145-146 disediakan sebagai bahan referensi sekaligus panduan belajar bagi siswa.
Tujuannya untuk membantu siswa memahami materi yang sedang dipelajari.
Dengan adanya kunci jawaban ini, siswa dapat membandingkan hasil pekerjaan mereka dengan jawaban yang benar sehingga lebih mudah menemukan kesalahan dan memperbaikinya.
Sebelum melihat kunci jawaban, sangat dianjurkan agar siswa terlebih dahulu berusaha mengerjakan soal secara mandiri.
Pada buku Bahasa Indonesia Kelas 9 halaman 145-146 Kurikulum Merdeka yang ditulis oleh Yeti Islamawati, Maman dan diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021, terdapat latihan yang berkaitan dengan materi Bab 4, yaitu Meneladani Pesan Moral dalam Legenda.
Baca juga: Kunci Jawaban IPS Kelas 9 Halaman 38 Kurikulum Merdeka: Lembar Aktivitas 4
Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 145-146
Simaklah kembali teks legenda yang berjudul “Asal Mula Ake To Lahi!”
Setelah menyimak, analisislah tahapan-tahapan alur yang terdapat dalam teks tersebut! Gunakan tabel berikut untuk memudahkan pekerjaan kalian!
Jawaban:
Tahap Tengah (Konflik dan Masalah)
- Kejadian/Adegan:
Desa Buku Bandera yang awalnya subur dilanda kemarau panjang hingga rakyat menderita dan gagal panen.
Raja Sadik merasa bersalah dan malu karena baru menyadari penderitaan rakyatnya setelah diberitahu oleh pelayan istana.
Raja Sadik memutuskan untuk menyamar sebagai pemburu guna melihat langsung kondisi rakyatnya dan mendengar keluh kesah mereka.
- Bukti Kutipan:
"Namun, musim kemarau panjang datang. Hujan tidak turun, tanaman mati, dan rakyat kehabisan air... Mereka mengalami gagal panen, Baginda. Akibat musim kemarau, banyak tanaman mereka mati."
"Mendengar penjelasan pelayan tersebut, raja merasa bersalah. Karena terlalu sibuk, raja baru mengetahui permasalahan yang dialami rakyatnya yang berada di utara kerajaan."
"Raja Sadik dan pelayan menyamar sebagai seorang pemburu agar tidak ada rakyat yang mengenali dirinya. Dengan cara ini, ia dapat memantau perkembangan desa dan berbaur dengan rakyat..."
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Kurikulum Merdeka Halaman 96-97: Kegiatan 1