Kunci Jawaban IPS Kelas 7 Kurikulum Merdeka Halaman 175: Keragaman Budaya
Kunci jawaban IPS Kelas 7 halaman 175 tentang jenis-jenis keragaman budaya. Siswa diminta membaca teks sebelum mengisi jawaban.
Penulis:
Faisal Mohay
Editor:
Garudea Prabawati
TRIBUNNEWS.COM - Kunci jawaban IPS Kelas 7 Kurikulum Merdeka halaman 175 disediakan sebagai bahan referensi sekaligus panduan belajar bagi siswa.
Tujuannya untuk membantu siswa memahami materi yang sedang dipelajari.
Dengan adanya kunci jawaban ini, siswa dapat membandingkan hasil pekerjaan mereka dengan jawaban yang benar sehingga lebih mudah menemukan kesalahan dan memperbaikinya.
Sebelum melihat kunci jawaban, sangat dianjurkan agar siswa terlebih dahulu berusaha mengerjakan soal secara mandiri.
Pada buku IPS Kelas 7 halaman 175 Kurikulum Merdeka yang ditulis oleh Muhammad Nursaban, Supardi dan diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021, terdapat latihan yang berkaitan dengan materi Bab 4, yaitu Pemberdayaan Masyarakat.
Baca juga: Kunci Jawaban IPS Kelas 7 Kurikulum Merdeka Halaman 169: Keragaman Budaya
IPS Kelas 7 Halaman 175
a. Carilah salah satu bukti dari keragaman budaya di sekitar tempat tinggal kalian yang merupakan hasil dari akulturasi.
Jawaban:
Salah satu contoh akulturasi yang sangat dekat dan hidup di wilayah Solo Raya (termasuk Surakarta dan Karanganyar) adalah Tradisi Sekaten dan Grebeg.
Tradisi ini merupakan hasil perpaduan (akulturasi) antara kebudayaan Islam dengan kebudayaan Jawa (bahkan pengaruh Hindu-Buddha sebelumnya).
Awalnya, upacara Grebeg atau sesaji berasal dari tradisi kerajaan Jawa kuno untuk menghormati roh leluhur dan merayakan panen.
Ketika Islam masuk, pihak keraton (Kesunanan Surakarta) mengemas ulang tradisi ini menjadi perayaan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, lengkap dengan pembacaan salawat menggunakan gamelan Kyai Guntursari dan Kyai Gunturmadu.
b. Bagian-bagian mana saja yang mendapatkan pengaruh akulturasi budaya?
Jawaban:
Seni Musik/Instrumen: Penggunaan Gamelan Sekaten yang khas Jawa untuk mengiringi lantunan dan pujian-pujian Islami di halaman Masjid Agung.
Ritual dan Simbol (Gunungan): Bentuk Gunungan (Grebeg) yang berisi hasil bumi. Konsep gunungan ini mengadopsi bentuk Gunung Meru dari kosmologi Hindu-Buddha, namun maknanya diubah sebagai simbol rasa syukur sedekah dari raja kepada rakyatnya sesuai ajaran Islam.