Daya Tampung SPMB Jateng 2026 SMA dan SMK, Tersedia 231.399 Kursi
Dinas Pendidikan Jawa Tengah menyediakan total 231.399 kursi SMA Negeri dan SMK Negeri pada SPMB 2026, setara 40,77 persen.
Penulis:
Lanny Latifah
Editor:
Febri Prasetyo
Ringkasan Berita:
- Dinas Pendidikan Jawa Tengah menyediakan total 231.399 kursi SMA Negeri dan SMK Negeri pada SPMB 2026, setara 40,77 persen dari perkiraan 567.500 lulusan SMP/sederajat.
- Pendaftaran SPMB Jateng 2026 dimulai pada 3 Juni 2026 dengan tahapan pembuatan akun, verifikasi berkas, aktivasi akun, hingga pemilihan sekolah pada 15–18 Juni 2026.
- Ada beberapa jalur penerimaan pada SPMB SMA/SMK Negeri jateng 2026.
TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Pendidikan bersiap melaksanakan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Negeri dan SMK Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.
Pelaksanaan SPMB tahun ini dilakukan secara daring atau online untuk seluruh jalur dan jenis seleksi.
Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sunarto, mengatakan tahapan SPMB dimulai pada 3 Juni 2026 dengan proses pembuatan akun bagi calon murid baru.
”Kegiatan ini (SPMB SMAN/SMKN) tahun ini akan dibuka pada 3 Juni 2026,” ujar Sunarto, dikutip dari jatengprov.go.id, Rabu (3/6/2026).
Tahapan SPMB SMA dan SMK Negeri Jawa Tengah diawali dengan pembuatan akun pada 3–12 Juni 2026.
Selanjutnya dilakukan verifikasi berkas dan aktivasi akun pada 4–13 Juni 2026.
Proses pendaftaran, pemilihan sekolah, dan perubahan pilihan sekolah berlangsung pada 15–18 Juni 2026.
Hasil seleksi akan diumumkan pada 21 Juni 2026, sementara tahun ajaran baru 2026/2027 dimulai pada 13 Juli 2026.
Daya Tampung SPMB Jateng 2026
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Jawa Tengah, jumlah lulusan SMP dan sederajat pada 2026 diperkirakan mencapai 567.500 siswa.
Sementara itu, total daya tampung SMA Negeri dan SMK Negeri di Jawa Tengah sebanyak 231.399 kursi atau sekitar 40,77 persen dari total lulusan yang ada.
Baca juga: Tata Cara Pembuatan Akun SPMB Jateng 2026, Dibuka Mulai 3-12 Juni 2026 di spmb.jatengprov.go.id
Jumlah tersebut menjadi kuota yang tersedia dalam pelaksanaan SPMB 2026 untuk seluruh SMA Negeri dan SMK Negeri di Jawa Tengah.
Jalur Penerimaan SMA/SMK Negeri
SPMB SMA Negeri dilaksanakan melalui empat jalur penerimaan, yaitu:
- Jalur domisili dengan kuota minimal 33 persen
- Jalur afirmasi dengan kuota minimal 32 persen
- Jalur prestasi dengan kuota minimal 30 persen
- Jalur mutasi dengan kuota maksimal 5 persen
Sementara itu, penerimaan murid baru di SMK Negeri dilakukan melalui tiga jalur seleksi, yaitu:
- Seleksi prestasi dengan kuota minimal 75 persen
- Seleksi afirmasi dengan kuota minimal 15 persen
- Seleksi domisili terdekat dengan kuota maksimal 10 persen
Jalur atau seleksi domisili diprioritaskan bagi wilayah kecamatan yang belum memiliki SMA Negeri atau SMK Negeri, serta desa yang menjadi lokasi berdirinya satuan pendidikan di atas tanah kas desa.