Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Go Digital, Pascarestrukturisasi Pertamina Pastikan Proses Bisnis Subholding Terpantau melalui PICC

Pertamina Integrated Command Center (PICC) menjadi inovasi pertamina untuk menyajikan data secara real time.

Go Digital, Pascarestrukturisasi Pertamina Pastikan Proses Bisnis Subholding Terpantau melalui PICC
Istimewa
SVP Human Capital Management PT Pertamina Lelin Eprianto memberikan pemaparan kepada Menteri BUMN Erick Thohir, Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati saat mengunjungi ruang Pertamina Intergrated Command Center di Graha Pertamina. Jumat (10/09/2021). 

TRIBUNNEWS.COM - Pascarestrukturisasi komitmen Pertamina menjadi global energy champion terus dibuktikan dengan berbagai inovasi, salah satunya dengan menghadirkan Pertamina Integrated Command Center (PICC). Inovasi teknologi berbasis digital tersebut hadir untuk menyajikan data secara real time yang akan mendukung peran strategis Pertamina sebagai integrator seluruh lini bisnis dari aspek operasional dan komersial.

PICC merupakan pusat big data Pertamina yang memiliki 4 fungsi, yakni pertama sebagai integrator dan koordinator atas aktivitas memonitor operasional, baik yang bersifat core, critical maupun supporting process.

Kedua, PICC akan menjadi single source of truth yang diperlukan baik di lingkungan internal Pertamina Group dengan data terintegrasi.

Lalu ketiga, PICC berfungsi melakukan analisa data menjadi infomasi, mendeteksi data, anomali, menguji kehandalan data serta menyusun executive summary dan rekomendasi yang diperlukan dalam proses pengambilan keputusan.

Yang keempat, PICC merupakan sistem yang memilki otoritas untuk menindaklanjuti keadaan anomali yang ditemukan sekaligus memberikan rekomendasi bagi top manajemen Pertamina Group.

Menteri BUMN Erick Thohir didampingi Wakil Menteri BUMN 1 Pahala N Mansury, Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati meninjau PICC yang terletak di  lantai 21 Graha Pertamina, Jakarta (10/9). 

Pada acara peresmian Subholding Pertamina yang dilaksanakan sebelum peninjauan, Erick menyampaikan, saat ini dunia  bisnis dituntut untuk terus berinovasi, termasuk Pertamina. Salah satu inovasi yang harus dilakukan adalah digitalisasi serta Research and Development  yang menjadi kunci kesuksesan perusahaan kelas dunia. 

"Banyak sekali perusahaan dunia yang tadinya bergantung pada sumber daya alam tergeser ke teknologi. Sekarang  perusahaan energi global di Top 10 tinggal Aramco,  selebihnya sudah diduduki oleh technology company dan invesment company. Ini artinya, meski Pertamina merupakan  perusahaan energi, tapi bidang research and development untuk digitalisasi menjadi sangat penting agar bisnis terus berkembang," ujar Erick.

Hal senada disampaikan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati. Menurutnya, kehadiran PICC menjadi salah satu inovasi Pertamina untuk menjadi global energy champion.

"Dengan adanya fasilitas ini,  Pertamina bisa menerapkan satu strategi secara menyeluruh demi memberikan efisiensi sekaligus mengurangi kemungkinan adanya penyalahgunaan wewenang, sehingga akuntabilitas Pertamina Group tetap terjaga," jelasnya.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas