Selebrasi Lokal 2022

Piala Dunia 2022

FIFA Sebut Seorang Pekerja Migran Tewas di Pangkalan Pelatihan Piala Dunia Qatar

Sekitar 400 hingga 500 pekerja migran telah meninggal akibat pekerjaan yang dilakukan pada proyek-proyek yang berhubungan dengan Piala Dunia 2022.

Penulis: Mikael Dafit Adi Prasetyo
Editor: Seno Tri Sulistiyono
zoom-in FIFA Sebut Seorang Pekerja Migran Tewas di Pangkalan Pelatihan Piala Dunia Qatar
AFP/GABRIEL BOUYS
Pemandangan menunjukkan Stadion Internasional Khalifa di Doha pada 29 Oktober 2022, menjelang turnamen sepak bola Piala Dunia FIFA Qatar 2022. (Photo by Gabriel BOUYS / AFP) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mikael Dafit Adi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM, DOHA – FIFA pada Kamis (8/12/2022) mengonfirmasi kematian seorang pekerja migran di resor yang digunakan oleh Arab Saudi selama babak penyisihan grup di Piala Dunia di Qatar.

"FIFA sangat berduka dengan tragedi ini dan pikiran serta simpati kami bersama keluarga pekerja," kata juru bicara FIFA dalam sebuah pernyataan.

Setelah mengetahui kecelakaan itu, FIFA segera menghubungi pihak berwenang setempat untuk meminta rincian lebih lanjut.

“FIFA akan berada dalam posisi untuk berkomentar lebih lanjut setelah proses yang relevan sehubungan dengan kematian pekerja tersebut telah selesai,’ tambah juru bicara itu.

Baca juga: Venue Piala Dunia 2022 Qatar Dibongkar, Fakta Menarik di Balik Nama Stadion 974

Tidak jelas apa yang dilakukan pekerja tersebut atau keadaan seputar kematian orang tersebut.

Dilansir dari CNN, resor Sealine Beach adalah pangkalan pelatihan FIFA yang ditunjuk untuk Arab Saudi sebelum tim tersebut tersingkir di babak penyisihan grup turnamen.

“Karena insiden tersebut terjadi di properti yang tidak berada di bawah yurisdiksi SC, dan mendiang bekerja sebagai kontraktor yang tidak berada di bawah wewenang SC, hal ini sedang ditangani oleh otoritas pemerintah terkait,” kata Komite Tertinggi Qatar untuk Pengiriman dan Peninggalan (SC).

“SC menindaklanjuti dengan otoritas terkait yang sama untuk memastikan kami mendapat perkembangan terbaru terkait penyelidikan secara teratur dan telah menjalin kontak dengan keluarga almarhum untuk memastikan informasi yang relevan disampaikan,” tambah SC.

Sementara itu, seorang pejabat pemerintah Qatar mengonfirmasi bahwa insiden itu sedang diselidiki oleh pihak berwenang.

“Jika investigasi menyimpulkan bahwa protokol keselamatan tidak diikuti, perusahaan akan dikenai tindakan hukum dan sanksi finansial yang berat,” kata pejabat tersebut.

Dalam sebuah wawancara dengan Piers Morgan, yang ditayangkan di TalkTV pada November, Hassan Al-Thawadi, Sekretaris Jenderal SC, mengatakan bahwa sekitar 400 hingga 500 pekerja migran telah meninggal akibat pekerjaan yang dilakukan pada proyek-proyek yang berhubungan dengan Piala Dunia 2022.

“Saya tidak punya angka pastinya, itu sesuatu yang sudah dibicarakan. Satu kematian sudah termasuk banyak, sesederhana itu,” kata Al-Thawadi

Dia juga menyebut tiga pekerja migran tewas dalam insiden yang berhubungan langsung dengan pembangunan stadion Piala Dunia, dan 37 kematian disebabkan oleh insiden lain.

Dalam gelaran piala dunia kali ini, Qatar sebagai tuan rumah telah mendirikan tujuh stadion baru, membangun hotel baru, hingga memperluas bandara, jaringan kereta api, dan jalan raya.

Ikuti kami di
Klasemen
Group A
Tim
P
1
Belanda
7
2
Senegal
6
3
Ecuador
4
4
Qatar
0
Group B
Tim
P
1
Inggris
7
2
Amerika serikat
5
3
Iran
3
4
Wales
1
Group C
Tim
P
1
Argentina
6
2
Poland
4
3
Mexico
4
4
Saudi Arabia
3
Group D
Tim
P
1
Prancis
6
2
Australia
6
3
Tunisia
4
4
Denmark
1
Group E
Tim
P
1
Jepang
6
2
Spanyol
4
3
Jerman
4
4
Costa Rica
3
Group F
Tim
P
1
Morocco
7
2
Croatia
5
3
Belgia
4
4
Canada
0
Group G
Tim
P
1
Brazil
6
2
Swiss
6
3
Cameroon
4
4
Serbia
1
Group H
Tim
P
1
Portugal
6
2
Korea Selatan
4
3
Uruguay
4
4
Ghana
3
© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas