Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilkada Serentak 2020

Pemilih yang Hadir di TPS Wajib Pakai Masker dan Sarung Tangan Sekali Pakai

Dalam PKPU itu ada keharusan bagi pemilih menggunakan masker dan sarung tangan sekali pakai.

Pemilih yang Hadir di TPS Wajib Pakai Masker dan Sarung Tangan Sekali Pakai
Tribunnews/Irwan Rismawan
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman menyampaikan sambutan saat mengikuti Penyerahan Data Pemilih Pemula Tambahan dan Peluncuran Pemilihan Serentak Tahun 2020 di gedung KPU, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2020). KPU menerima Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (D4) tambahan sebanyak 456.256 orang dan meluncurkan alat perlengkapan pencegahan Covid-19 untuk digunakan dalam penyelenggaraan Pilkada serentak 2020. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – DPR akhirnya menyepakati draf Peraturan KPU tentang Pilkada di Tengah Bencana Non-Alam Covid-19.

Dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR, Senin (22/6/2020) kemarin, Ketua KPU Arief Budiman membeberkan poin-poin penting yang tertera dalam PKPU tentang pelaksanaan Pilkada di Tengah Bencana Non-alam Covid-19 tersebut.

Salah satu yang diatur dalam PKPU itu adalah tentang metode pecoblosan.

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, dalam PKPU itu ada keharusan bagi pemilih menggunakan masker dan sarung tangan sekali pakai.

Baca: Petugas KPPS akan Mendatangi Pemilih yang Berstatus Positif Covid-19 di RS atau Lokasi Karantina

Baca: Soal Pilkada 2020, Komnas HAM: Jika KPU dan Pemerintah Ragu, Sebaiknya Ditunda

"Pemilih yang hadir di TPS menggunakan masker dan sarung tangan sekali pakai," kata Arief.

Bagi pemilih yang tak memakai masker dan sarung tangan, akan disediakan oleh KPU di TPS.

Begitu juga petugas KPU atau KPPS akan dibekali masker, sarung tangan sekali pakai, dan pelindung wajah (face shield).

"Pemilih di dalam lokasi TPS pada satu waktu paling banyak 12 pemilih yang diatur sesuai dengan protokol kesehatan," lanjut Arief.

Kemudian, pemilih yang kedapatan memiliki suhu di atas 37,3 derajat celcius tidak diperkenankan masuk ke area TPS.

Nantinya, pemilih akan diarahkan ke tempat khusus di luar TPS setelah mengisi daftar hadir.

Halaman
12
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas