Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Di Masa Tenang Ini, Pemda Harus Sosialisasi Prokes

Hingga hari ke-71, diketahui terdapat 1.520 kasus pelanggaran kampanye atau sebesar 2,2 persen dari 75 ribu

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Di Masa Tenang Ini, Pemda Harus Sosialisasi Prokes
KOMPAS/PRIYOMBODO
Ilustrasi Pilkada. 

"Gunakan hak pilih anda, jangan lupa datang ke TPS tanggal 9 Desember nanti, dengan tetap menaati protokol kesehatan. Jadilah pemilih yang cerdas karena suara Anda akan ikut menentukan kemajuan daerah Anda 5 tahun mendatang," ujar eks Kapolri ini.

Logistik Siap

Terpisah, Komisioner KPU, I Dewa Raka Sandi optimis urusan logistik mulai dari surat
suara, APD, hingga TPS akan siap sehari sebelum pemungutan suara. Raka menyebut
saat ini pihak KPU masih melakukan proses persiapan logistik KPU.

Dia optimis KPU akan selesaikan logistik satu hari sebelum pemungutan suara berlangsung.

"Untuk logistik terus dipersiapkan. Saat ini masih dalam proses, sesuai ketentuan sehari
sebelum pemungutan suara agar sudah sampai di TPS," ucapnya.

Raka belum bisa memastikan persentase kesiapan logistik KPU saat ini. Hal itu karena
Pilkada 2020 di tengah masa pandemi ini dinilai berbeda dengan Pilkada sebelumnya.

"Secara persentase saya belum membawa data pastinya. Karena jenis logistik juga
banyak termasuk APD. Jadi tentu lebih kompleks dari pemilihan sebelumnya, selain
logistik, penyiapan TPS juga sangat penting," ujar Raka.

Rekomendasi Untuk Anda

Instruksi PKS

Presiden PKS Ahmad Syaikhu memberikan tiga instruksi kepada seluruh pasangan
calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah yang didukung dan diusung oleh
PKS, serta seluruh struktur dan kader menjemput kemenangan Pilkada Serentak tahun
pada 9 Desember 2020 mendatang.

"Pertama, saya menginstruksikan kepada seluruh pasangan calon, struktur dan kader PKS agar bersungguh-sungguh menjaga, mengawal, dan memastikan suara calon kepala daerah yang diusung PKS aman dan tidak dicurangi.

Jaga dan kawal hingga tuntas di seluruh proses yang akan dilalui. Para saksi-saksi PKS harus selalu ada di TPS hingga seluruh proses rekapitulasi suara
berakhir," kata Syaikhu.

Kedua, Presiden PKS menginstruksikan agar paslon dan kader tidak melakukan
tindakan-tindakan yang melanggar ketentuan Pemilu, serta tidak bertentangan dengan
nilai-nilai Pancasila, UUD NRI 1945, dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

"Saya instruksikan seluruh pasangan calon Cakada dan Cawakada, serta seluruh kader
agar tidak terlibat dalam politik uang, tindak pidana korupsi, suap, kampanye hitam,
ujaran kebencian, dan perbuatan lainnya yang melanggar ketentuan dalam proses
Pemilu, bertentangan dengan Pancasila, UUD NRI 1945, dan peraturan perundang-
undangan yang berlaku," ucapnya.

Instruksi selanjutnya, Syaikhu meminta untuk perbanyak munajat untuk mengetuk pintu
langit. Syaikhu menyerukan seluruh paslon dan kader PKS agar semakin syahdu dan
lebih banyak lagi untuk bermunajat, mengetuk pintu langit.

“Jadikan hari-hari ke depan hingga akhir adalah saat dimana kita semakin syahdu dan
lebih banyak lagi untuk bermunajat, mengadu dan memohon kepada Allah SWT.

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas