Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilkada Serentak 2020

Pengamat: Nama Besar Jokowi Punya Pengaruh Atas Kemenangan Gibran dan Bobby Nasution

Jerry Massie menilai, nama besar Jokowi sangat berpengaruh terhadap perolehan suara sementara Gibran Rakabuming Raka di Pilwalkot Kota Surakarta.

Pengamat: Nama Besar Jokowi Punya Pengaruh Atas Kemenangan Gibran dan Bobby Nasution
TribunNewsmaker.com Kolase/ Instagram @bobbynst/ Istimewa
Bobby Nasution, Kahiyang Ayu, Gibran Rakabuming, Selvi Ananda 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Political and Public Policy Studies Jerry Massie menilai, nama besar Presiden Jokowi sangat berpengaruh terhadap perolehan suara sementara Gibran Rakabuming Raka di Pilwalkot Kota Surakarta.

Termasuk, perolehan suara Bobby Nasuution di Kota Medan.

Bahkan, saudara serta adik Ratu Atut di Serang dan Tangerang Selatan yang unggul sementara dalam perolehan suara.

"Saya nilai political influence on media (pengaruh politik di media) bahkan big name influence (pengaruh nama besar) antara Jokowi dan Atut masih melekat di Solo dan Banten bahkan Bobby di Medan," kata Jerry saat dihubungi Tribunnews, Kamis (10/12/2020).

Baca juga: Perludem Sebut Kemenangan Gibran Rakabuming dan Bobby Nasution di Pilkada Tidak Mengejutkan

Selain itu, Jerry mengatakan bahwa Gibran menangnya dengan pendekatan, kerja tim dan kerja keras selama kampanye.

"Memang lawan Gibran tak sepadan, jadi wajar dia menang. Sebetulnya mereka melawan kotak kosong," ucapnya.

Ia pun menilai wajar jika Bobby dan Gibran menang di Pilwalkot Medan dan di Surakarta.

Selain cost and budget politik bagus, mereka gencar melakukan sosialisasi ke rumah warga dengan imaging political (pencitraan politik) yang luar biasa.

"Sedangkan lawan mereka kekurangan amunisi. Belum lagi tim dan konsultan politik keduanya berjalan seirama," jelasnya.

Baca juga: Gibran dan Bobby Unggul Hitung Cepat, Pengamat: Dinasti Politik Makin Kuat

Sedangkan di Banten, spirit of yellow atau 'Roh Golkar' sangat kental dan kuat. Memang Banten basisnya Golkar.

Sehingga, tak heran di Serang maupun Tangsel masih dipegang oleh keluarga Ratu Atut.

Berbeda dengan Sulawesi Utara, dimana semua wakil Golkar terhempas, salah satunya adik Calon Gubernur Tetty Paruntu yang maju di Pilkada Kabupaten Minahasa Selatan.

"Begitu pula, Tetty Paruntu Ketua DPD Golkar Sulut tumbang di tangan sang petahana Olly Dondokambey," kata dia.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas