Tribun

PBNU, Muhammadiyah sampai MUI Apresiasi Pilkada Aman dan Lancar

Pilkada Serentak 2020 yang berlangsung pada Rabu, 9 Desember 2020 lalu telah usai. Tahapan selanjutnya saat ini adalah penghitungan suara

Editor: FX Ismanto
PBNU, Muhammadiyah sampai MUI Apresiasi Pilkada Aman dan Lancar
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas KPPS mengenakan pakaian seragam sekolah di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 49 pada Pilkada Tangerang Selatan di Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten, Rabu 9/12/2020). TPS Pilkada Serentak 2020 dengan tema 'Rindu Sekolah' tersebut dibuat untuk menarik warga menggunakan hak pilih serta menjadi pengingat momentum sekolah yang hilang ketika pandemi COVID-19. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pilkada Serentak 2020 yang berlangsung pada Rabu, 9 Desember 2020 lalu telah usai. Tahapan selanjutnya saat ini adalah penghitungan suara untuk menentukan pemimpin daerah di 270 wilayah penyelenggaraan Pilkada. Pesta demokrasi itu dinilai berbagai pihak berjalan lancar, aman, dan tertib.

Hal itu disampaikan oleh berbagai organisasi keagamaan berpengaruh di Indonesia seperti Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PP Muhammadiyah), dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait penyelenggaraan Pilkada Serentak.

PBNU melalui surat pernyataannya yang ditandatangani Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj, dan Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini mengapresiasi pelaksanaan Pilkada yang berjalan dengan aman dan lancar. Pilkada yang menjunjung tinggi keamanan merupakan tradisi yang sangat baik untuk menjamin tumbuh kembangnya demokratisasi.

“Mengapresiasi seluruh elemen yang terlibat mulai dari peneyelenggaran dan juga pemilih yang telah berusaha semaksimal mungkin menjaga protokol kesehatan Pandemi Covid-19. Kita optimistis bahwa Pandemi ini akan segera berakhir dan sebagai bagian dari ikhtiar itu kita harus tetap disiplin mematuhi protokol yang berlaku,” katanya.

PBNU menghimbau agar tetap menjaga situasi, tidak gaduh dan menghormati hasil Pilkada yang masih dalam proses penghitungan yang dilakukan oleh KPU.

Sementara, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengungkapkan rasa syukurnya Pilkada Serentak 2020 pada 9 Desember 2020 berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Meski demikian, Mu’ti berharap, usai Pilkada tidak akan terjadi lonjakan kasus baru Covid-19. “Dengan protokol kesehatan yang ketat, semoga tidak terjadi lonjakan Covid-19,” ujar Mu’ti dalam cuitannya di akun Twitter-nya, Kamis (10/12).

Tak hanya itu, Mu’ti juga menyampaikan penghargaan kepada pihak penyelenggara yang telah bekerja keras dalam Pilkada kali ini. “Apresiasi kepada penyelenggara dan pelaksana Pilkada pemilu dari tingkat pusat sampai TPS,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang berbeda, Sekretaris Jenderal Amirsyah MUI Tambunan menyatakan gembira karena Pilkada serentak yang dilaksanakan 9 Desember lalu dalam situasi Pandemi Covid-19 itu, ternyata menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang begitu ketat.

"MUI memberikan apresiasi yang tinggi baik kepada penyelenggara Pilkada maupun masyarakat yang benar-benar menjaga kedisiplinan dan mengikuti semua imbauan pemerintah," ujar Amirsyah.

Sekjen MUI menyatakan, suksesnya pelaksanaan Pilkada serentak ini tidak lepas dari partisipasi semua pihak. Oleh sebab itu sebagai bangsa yang besar mempunyai komitmen menjadi bangsa yang untuk pertama kali sejak 1945 mampu menyelenggarakan Pilkada dengan pemilih potensi suara sekitar 100 juta.

"Ini luar biasa dukungan masyarakat untuk suksesnya pelaksanaan Pilkada serentak," jelas Amirsyah.

Ia berharap kedepan pemerintah pusat maupun daerah agar terus meningkatkan kualitas demokrasi dari demokrasi yang bersifat prosedural kepada demokrasi substansil. Artinya lanjut Sekjen MUI, pilkada harus mengutamakan penyelenggaraan yang jujur dan adil (jurdil) melalui penyelenggaraan pengawasan, pengamanan Pilkada bersama ormas dan masyarakat.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas