Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi: Negara Butuh Pemimpin Mau Mendengar Tapi Tegas

Joko Widodo (Jokowi) mengatakan negara membutuhkan sosok pemimpin yang tegas tapi tidak otoriter.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Jokowi: Negara Butuh Pemimpin Mau Mendengar Tapi Tegas
Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiyono
Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat hadiri pembekalan caleg Partai Hanura 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan negara membutuhkan sosok pemimpin yang tegas tapi tidak otoriter.

Hal itu disampaikannya saat memberikan pembekalan kepada caleg DPR dari Partai Hanura.

"Negara kita butuh pemimpin mau mendengar tapi tegas. Mendengar aspirasi rakyat, tegas dalam membuat kebijakan, tegas dalam bertindak. Tapi tegas tidak sama dengan otoriter. Ini beda," kata Jokowi di Hotel Discovery, Jakarta Utara, Rabu (7/11/2018) malam.

Baca: Sayap Pesawat Lion Air Tabrak Tiang Lampu Bandara di Bengkulu hingga Robek, Ini Kata Manajamen

Jokowi memberikan contoh Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang atau OSO yang termasuk tegas.

Jokowi pun mengaku kagum ketika OSO berpidato.

Baca: Jokowi Beberkan Strategi Memenangkan Pemilu 2019 Dalam Pembekalan Caleg Partai Hanura

"Kalau sambutan habis Pak OSO, beliau memang jagonya. Setiap kali mendengar sambutan Pak OSO saya selalu terkagum-kagum, semuanya juga. Sambutan beliau selalu mengundang tepuk tangan. Ketum Hanura ini memang tegas dan tiap sambutannya kelihatan kalau beliau tegas," ujar Jokowi.

Baca: Jokowi Beberkan Strategi Memenangkan Pemilu 2019 Dalam Pembekalan Caleg Partai Hanura

Rekomendasi Untuk Anda

Jokowi yakin OSO tetap tegas jika dirinya tidak ada. Jokowi juga memuji OSO yang tegas tetapi tidak suka marah-marah.

"Tapi saya tidak tahu kalau pas tidak ada saya. Bisa lebih tegas lagi atau jangan-jangan halus. Tapi saya yakin, pasti tegas dan yang saya seneng tegas tapi enggak suka marah-marah karena ada yang bilang tegas tapi suka marah-marah. Ada," kata Jokowi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas