Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

BPN Kritisi KPU, Ada Potensi Kerusuhan di Pilpres

Ia menyebut, jika tak ditangani serius dapat menimbulkan potensi kerusuhan ke depan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in BPN Kritisi KPU, Ada Potensi Kerusuhan di Pilpres
Rina Ayu/Tribunnews.com
Diskusi di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (15/12/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferry Juliantono mengkritisi penyelenggara pemilu atau KPU , dalam sebuah diskusi di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (15/12/2018).

Ia menyebut, jika tak ditangani serius dapat menimbulkan potensi kerusuhan ke depan.

Pertama, ia mengatakan, kebingungan masyarakat terkait aturan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) memiliki hak memilih pada pileg maupun pilpres.

"Itu ya agak membingungkan sebenarnya menjelaskan kepada teman-teman,keluarga, masyarakat bagaimana menjelaskan kampanye ke masyarakat yang seperti itu (ODGJ) tuh kita kan ga tau, apalagi kalau jumlahnya besar," kata Ferry.

Kedua ujarnya, wacana KPU yang akan menggunakan kardus sebagai kotak suara, dianggapnya tak masuk akal.

Baca: Surya Paloh Silaturahmi dengan Ulama Besar NTB

Lebih lanjut, ia menerangkan, pihaknya ragu akan kemampuan KPU untuk mengurusi DPT nasional, di mana mengaju pada kasus tercecernya KTP-el di Duren Sawit, beberapa waktu lalu.

"Tidak hanya partai kami tapi seluruh partai sedang menunggu pemutahiran yang disampaikan KPU kepada kami. Ketika pada saat penyelenggaraan pada hari H jadi keributan, semua orang menyalahkan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Potensi kerusuhan tuh di depan mata kalau ini tidak dianggap serius oleh penyelenggara pemilu," tambah dia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas