Peneliti LIPI: Kondisi Bangsa Tak Menentu, Butuh Pemimpin Kuat dan Menyatukan
"Apabila tidak, maka tren itu kemungkinan besarnya akan berlaku lagi pada 17 April 2019," ujar Leo Agustino
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Yakni, elektabilitas pasangan calon 01 berada pada rentang 51-57 persen. Sedangkan pasangan calon 02 berada pada rentang 28-35 persen.
Baca: KPK : Uang Rp 8 Miliar Dalam Kardus Tidak Terkait Logistik Pemilu Jokowi - Maruf Amin
Jika merujuk tren tersebut, maka, menurut dia, dapat disimpulkan bahwa pertarungan 17 April sebenarnya sudah dikatakan selesai.
Kecuali, imbuh dia, ada hal-hal yang sangat luar biasa yang kemudian mengguncang politik nasional.
"Apabila tidak, maka tren itu kemungkinan besarnya akan berlaku lagi pada 17 April 2019," ujar Leo Agustino kepada Tribunnews.com, Kamis (28/3/2019).
Baca: Luna Maya Diminta Tata Janeta Nyanyikan Lagu Sang Penggoda, Raffi Ahmad: Jangan Nangis
Meskipun demikian, kata dia, waktu kurang dari satu bulan ini memang harus dioptimalkan oleh kedua pasangan.
Ia pun mengingatkan, agar paslon 01 yang elektabilitasnya tinggi jangan terbuai.
"Karena mungkin saja mereka 'terpeleset,'" dia mengingatkan.
Baca: Hubungannya dengan Gisel Jadi Perbincangan, Wijin Disebut Denny Darko Sembunyikan Sesuatu
Sebaliknya, paslon 02 yang elektabilitasnya rendah, bisa memanfaatkan sisa waktu untuk mendongkrak elektabilitas mereka.
Sebab, dia menjelaskan, kampanye terbuka seharusnya menjadi momen politik penting untuk menambah keyakinan pemilih pada para pasangan calon.
"Jangan kampanye terbuka ini digunakan untuk hal-hal yang tidak penting karena boleh jadi hal-hal yang tidak penting itu menjadi blunder," tegasnya.
Hal senada juga disampaikan peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Indria Samego, kepada Tribunnews.com, Kamis (28/3/2019).
Baca: Pelaku Nang dan Hendri Cegat Melinda di Jalan untuk Bersenang-senang di Kebun Sawit
"Kalau tak ada rintangan berarti, Paslon 01 memang masih mengungguli Paslon 02," ucap Indria Samego.
Bila melihat hasil survei teranyar ini, kata dia, pemilih masih lebih percaya pada Jokowi ketimbang Prabowo.
"Alasannya jelas, Jokowi Sudah membuktikan, sedangkan Prabowo baru janji," ucap Indria Samego yang juga anggota Dewan Pakar The Habibie Center ini.