Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Komaruddin Hidayat: Yang Menang Jangan Euforia, Yang Kalah Jangan Merecok

Ia pun menghimbau, pihak yang menang maupun kalah harus menerima hasil Pemilu dengan bijaksana.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Komaruddin Hidayat: Yang Menang Jangan Euforia, Yang Kalah Jangan Merecok
Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
Cendekiawan Muslim, Komaruddin Hidayat usai menghadiri diskusi kebangsaan di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Selasa (16/4/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Cendekiawan Muslim, Komaruddin Hidayat meminta semua pihak agar menghargai apapun hasil Pemilu serentak 17 April 2019.

Ia pun menghimbau, pihak yang menang maupun kalah harus menerima hasil Pemilu dengan bijaksana.

"jangan yang kemudian yang menang euforia, yang kalah malah recokin, tidak," ucap Komaruddin Hidayat usai menghadiri diskusi kebangsaan di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Selasa (16/4/2019).

Komaruddin mengatakan, Pemilu Presiden (Pilpres) ini bukan menjadi pesat bagi pihak yang menang.

Melainkan, Pemilu ini harus jadi kemenangan untuk rakyat Indonesia.

"Kemenangan itu bukan hanya bagi Jokowi dan Prabowo, kemenangan harus kembali pada rakyat, jadi pilpres ini yang menang harus rakyat," kata Komaruddin.

"Ukurannya ke depan harus makin baik dan sejahtera," tambahnya.

Baca: Cerita Arief Poyuono soal Agen CIA dalam Wawancara Allan Nairn dengan Dirinya

Rekomendasi Untuk Anda

Untuk itu, ia menyebut pengalaman Indonesia dalam pemilu sudah teruji sejak tahun 1965.

Sehingga jangan sampai ada pihak mencoba merusak pesta demokrasi ini dengan tindakan yang merugikan bangsa.

"Kita beberapa kali mengadakan pilpres pemilu juga bagus. Prestasi ini jangan kita rusak, sebab kalau rusak akan mahal sekali secara moral, ekonomi, sosial mahal sekali," jelas Komaruddin.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas