Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pemilu 2019

Debat Panas Soal Kematian Ratusan Anggota KPPS, Haris Azhar : Kenapa Negara Cuma Bayar RP 500 Ribu

Hal itu terjadi karena Adian Napitulu menuding dokter ahli syaraf, Dokter Ani Hasibuan yang hadir dalam acara itu dianggap merendahkan pekerjaan KPPS.

Debat Panas Soal Kematian Ratusan Anggota KPPS, Haris Azhar : Kenapa Negara Cuma Bayar RP 500 Ribu
Repro YouTube TV One
Debat sengit antara Rocky Gerung, Adian Napitupulu dan Haris Azhar soal kematian ratusan anggota KPPS di acara Catatan Demokrasi Kita di TV One 

Debat Panas Soal Kematian Ratusan Anggota KPPS, Haris Azhar : Kenapa Negara Cuma Bayar RP 500 Ribu

TRIBUNNEWS.COM - Hingga saat ini, Sebanyak 554 petugas peyelenggara Pemilu 2019 meninggal dunia.

Berdasakan data dari KPU per Sabtu (4/5/2019) jumlah tersebut terdiri dari 440 petugas KPPS, dan sisanya berasal dari Panwaslu dan anggota polisi.

Sementara petugas yang sakit sebanyak 3.788 orang.

Hal itu menjadi pembicaraan utama dalam acara Catatan Demokrasi Kita di TV One, Selasa (7/5/2019).

Bahkan, para tamu yang hadir pun terlibat perdebatan panas saat acara berlangsung.

Perdebatan terjadi antara Rocky Gerung dengan Politisi PDIP, Adian Napitupulu.

Hal itu terjadi karena Adian Napitulu menuding dokter ahli syaraf, Dokter Ani Hasibuan yang hadir dalam acara itu dianggap merendahkan pekerjaan KPPS.

Rocky Gerung pun tak sependapat dengan tudingan itu.

"Sementara saudara Adian hanya berupaya mempreteli kalimat pendek yg sangat simpel, bahwa petugas KPPS pekerjaannya itu hanya mencatat. You menghalangi orang berargumentasi," kata Rocky Gerung.

halaman selengkapnya ========>>>>>

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: TribunnewsBogor.com
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pemilu 2019

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas