Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Tiga Masukan Mardani Ali Sera Terkait Komposisi Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin

Mardani Ali Sera memiliki penilaian terhadap kabinet yang akan dibentuk pemerintahan Jokowi-Maruf Amin periode 2019-2024.

Tiga Masukan Mardani Ali Sera Terkait Komposisi Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin
tribunnews.com/ Chaerul Umam
Mardani Ali Sera di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera memberikan pandangan terhadap kabinet yang akan dibentuk pemerintahan Jokowi-Maruf Amin periode 2019-2024.

Pertama, kata Mardani, kabinet Jokowi-Maruf Amin harus memprioritaskan orang-orang yang berkompeten dalam bidang ekonomi.

"Pertumbuhan 5 persen dalam lima tahun ini betul-betul menghilangkan masa depan bagi masyarakat Indonesia. Tingkatan serapan tenaga kerja kita rendah. Kemampuan ekspor kita rendah. Investasi kita rendah," kata Mardani Ali Sera di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/7/2019).

Kedua, Mardani melanjutkan, kabinet Jokowi-Maruf Amin harus diisi orang-orang yang telah berpengalaman.

Baca: 127 Orang Mendaftar Seleksi Calon Pimpinan KPK Hingga Hari Ini, Terbanyak Berprofesi Pengacara

Baca: Wanita Pembawa Anjing ke Masjid di Bogor Ditetapkan Sebagai Tersangka Penodaan Agama

Baca: Gerhana Matahari Total Tidak Teramati di Indonesia, Tetap Bisa Disaksikan Melalui Cara Ini

Ia tak mempersoalkan apakah orang tersebut berasal dari partai politik atau non partai.

"Menurut saya serahkan kepada orang-orang yang selama ini sudah ada, kalau ada di luar parpol (partai politik) ya ambil. Di dalam parpol juga baik, saya tidak mengatakan parpol itu kumpulan para mafia, tidak. Tapi ada orang-orang baik, monggo," tuturnya.

Ketiga, Mardani mengatakan kalangan muda yang memiliki kemampuan harus diberi kesempatan untuk mengisi jabatan menteri di kabenet Jokowi-Maruf Amin.

"Prioritas kepada anak muda, perempuan, difabel, dan dari daerah tertinggal. Temen-temen di Papua, di Maluku, Sulawesi, Kalimantan, mereka punya hak karena kita sedang saat suasana yang dinamis saat keterwakilan itu ada. Tentu dengan tidak menghilangkan asas integritas dan kapasitasnya," katanya.

Isu susunan kabinet

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: chaerul umam
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilpres 2019

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas