Peringati Hari Demam Berdarah, Waspadai Gejala dan Perkuat Benteng Kesehatan Tubuh
Dalam rangka memperingati Hari Demam Berdarah secara nasional, Memes dan Gilang mau bahas tentang bahaya DBD yang masih mengintai kita semua.
Editor: Delta Lidina Putri
Gejala-gejala DBD umumnya timbul 4-7 hari sejak gigitan nyamuk, dan dapat berlangsung selama 10 hari.
Gejalanya antara lain:
-Demam tinggi mencapai 40 derajat celsius,
-Nyeri kepala berat;
-Nyeri pada sendi, otot, dan tulang;
-Nyeri pada bagian belakang mata;
-Nafsu makan menurun;
-Mual dan muntah;
-Pembengkakan kelenjar getah bening;
-Ruam kemerahan sekitar 2-5 hari setelah demam;
-Kerusakan pada pembuluh darah dan getah bening; dan
-Perdarahan dari hidung, gusi, atau di bawah kulit.
Saat demam berdarah terlambat untuk ditangani, maka komplikasi akan terjadi. Komplikasi demam berdara atau dengue shock syndrome (DSS) memiliki beberapa gejala dan tanda, yaitu:
-Tanda perdarahan, seperti mimisan, gusi berdarah, perdarahan di bawah kulit, muntah hitam, batuk darah, maupun buang air besar dengan feses kehitaman;
-Tekanan darah menurun;
-Kulit basah dan terasa dingin;
-Denyut nadi melemah;
-Frekuensi buang air kecil menurun dan jumlah urine yang keluar sedikit;
-Mulut kering; dan
-Sesak nafas atau pola napas tidak beraturan.
Jika tidak segera dilakukan penanganan, maka bisa mengakibatkan gangguan fungsi organ tubuh yang berujung pada kematian. (*)
Simak Tribunnews Podcast di Spotify