Tribun

Ibu Kota Negara Pindah ke Kalimantan, REI dan 99 Group Kembangkan Pusat Informasi Terintegrasi

Kementerian PPN/Bappenas telah memproyeksikan jumlah penduduk dan urbanisasi yang akan terjadi di Ibu Kota Negara.

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Choirul Arifin
Ibu Kota Negara Pindah ke Kalimantan, REI dan 99 Group Kembangkan Pusat Informasi Terintegrasi
Handout
REI dan 99 Group mengembangkan pusat informasi terintegrasi untuk mengantisipasi pembangunan ibu kota negara baru di Kalimantan Timur. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Membangun Ibu Kota Negara (IKN) tidak hanya menyiapkan infrastruktur dan lingkungannya saja, tetapi juga manusianya, baik yang akan pindah maupun yang telah lama menetap.

Dalam proses pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur, aspek penting yang jadi  perhatian adalah distribusi informasi yang jelas, cepat, dan akurat.

Ketua POKJA IKN REI, Soelaeman Soemawinata mengatakan, Kementerian PPN/Bappenas telah memproyeksikan jumlah penduduk dan urbanisasi yang akan terjadi di Ibu Kota Negara.

"Saat ini, penduduk setempat Ibu Kota Negara tercatat 100 ribu jiwa. Jumlah tersebut diperkirakan bertambah menjadi 700 ribu jiwa di 2025, kemudian berkembang menjadi 1,5-1,6 juta jiwa di 2035, hingga mencapai perkiraan 1,7-1,9 juta jiwa di 2045,” kata Soelaeman Soemawinata.

Dia menyatakan, Kalimantan Timur sejak dulu telah memiliki struktur sosial yang beragam.

Sekitar 1,5 juta pendatang yang terdiri atas Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan POLRI beserta keluarganya, serta pelaku ekonomi lainnya akan hadir di wilayah Ibu Kota Negara baru nanti.

Baca juga: Bank Indonesia: Harga Properti Residensial Naik 1,41 Persen

Karena itu, pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur perlu dipersiapkan sebaik mungkin agar prosesnya berjalan lancar sesuai rencana.

Perencanaan matang dimulai dari penyatuan sumber informasi yang komprehensif mengenai pemindahan ibu kota ke Kalimantan, dan proyeksi strategisnya di berbagai bidang.

Baca juga: Riset Pasar Properti: Rumah Tapak di Kisaran Harga Rp 800 Jutaan Paling Dicari

VP of Marketing 99 Group Indonesia Bharat Buxani memaparkan, dengan kekuatan teknologi dan pengalaman tim profesional kami, pihaknya melalui Rumah123.com dan 99.co siap menjadi sumber informasi Ibu Kota Negara yang tepercaya, akurat, dan edukatif.

Baca juga: Berkonsep TOD, Superblok Transpark Juanda Incar Milenial Berkocek Tipis yang Ingin Punya Apartemen

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas