Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ada Tanah Putih di Makam Ju Panggola

Jelang Ramadhan 1432 H, umat Islam berziarah ke makam leluhur mereka. Selain mengingat mati, berziarah juga jadi momen bertemu sanak saudara

Tayang:
Baca & Ambil Poin

"Kalau tiap Kamis bukan hari puasa Ramadhan rutin bersih-bersih. Tapi kalau mau masuk puasa maka selama sebulan itu tidak pergi ke kubur. Nanti lagi kalau sudah perayaan hari lebaran ke kuburan lagi," kata perempuan yang bekerja di PT Angkasa Pura Manado itu. Begitu juga Widiyanto.

Sembari menyapu makam ibunya, dia mengatakan berziarah sebagai tanda bakti kepada orang tua yang telah meninggal dunia. "Anak yang saleh itu selalu ingat mereka yang telah mendahului kita. Mendoakan dan membersihkan," kata Kepala KPLP Bitung itu. Menurut Ustad Makalag, pemuka agama di Girian Bawah, sepengetahuannya sejak 1952 tradisi ziarah itu telah ada.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas