Lailatulkadar
PARA pembaca yang dirahmati Allah SWT, syukur Alhamdulillah kita masih menjalani hari-hari dan malam-malam yang penuh berkah, yakni sepuluh
Editor:
Anwar Sadat Guna
Ini berdasarkan riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar ra, bahwa beberapa sahabat Nabi SAW bermimpi bahwa Lailatulkadar terjadi pada tujuh malam terakhir.
Lalu Rasulullah bersabda, "Aku melihat mimpi-mimpimu sepakat bahwa malam Lailatulkadar terjadi pada malam terakhir. Untuk itu, siapa yang ingin mencarinya, maka carilah pada tujuh malam terakhir."
Malam ganjil di antara tujuh malam terakhir yang membuka peluang terbesar untuk munculnya Lailatulkadar adalah malam 27 Ramadan. Tetapi dari tahun ke tahun selalu berubah-ubah.
Allah SWT sengaja merahasiakan sebagai bentuk kasih sayang kepada hamba-Nya, agar mereka terus memperbanyak ibadah dan mencari sepanjang malam-malam istimewa tersebut dengan segala bentuk ketaatan yang mendekatkan dirinya kepada Allah SWT.
Bila kita sudah tahu keistimewaan malam Lailatulkadar yang agung ini, dan tahu bahwa ia hanya ada di antara sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan, maka kita harus menyingsingkan lengan baju, dan berusaha keras pada malam-malam itu untuk melakukan salat malam, zikir, doa, tobat, dan mohon ampunan (istigfar).
Pada malam itu kita dianjurkan untuk memanjatkan doa, memohon kebahagiaan dunia dan akhirat.