Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Muslim Tionghoa, Sosok Berjasa di Balik Pembangunan Masjid Jami Angke

Masjid Jami Angke merupakan masjid yang dibangun sejak penjajahan Belanda yang berada di tengah pemukiman warga di Jalan Tubagus Angke.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Yurike Budiman
zoom-in Muslim Tionghoa, Sosok Berjasa di Balik Pembangunan Masjid Jami Angke
TRIBUNNEWS.COM/YURIKE BUDIMAN
Tak hanya bangunan Masjid Jami Angke yang bernuansa Tionghoa, ternyata namanya juga berasal dari bahasa Cina. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yurike Budiman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Masjid Jami Angke merupakan masjid yang dibangun sejak penjajahan Belanda yang berada di tengah pemukiman warga di Jalan Tubagus Angke.

Masjid yang berdekatan dengan makam keramat para pejuang Islam abad 17 tersebut dibangun atas bantuan dua orang keturunan Tionghoa yang menjadi arsitek dan juga penggalang dana.

"Masjid ini dibangun oleh para pejuang sedangkan arsiteknya dipercayakan oleh seorang Muslim Tionghoa yang terkenal dengan Syekh Liong Tan. Sedangkan yang membantu pendanaan untuk pembangunan masjid pada masa itu adalah Nyonya Tan Nio yang menikah dengan bangsawan Banten," ujar M.Habib, pengurus masjid yang ditemui Tribunnews.com pada Selasa (7/6/2016).

Menurut Habib, hampir sepertiga biaya pembangunan masjid didanai oleh seorang Muslimah China bernama Nyonya Chen atau Tan Nio yang bersuamikan bangsawan Banten.

Ditambahkan Habib, makam keduanya berada di belakang masjid bersama para pejuang lainnya yang turut mendirikan masjid.

"Masjid ini didirikan 2 April 1751 masehi," tandasnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas